Mendukung Pembangunan Purbaya Bersih dengan Pajak dan Bea Cukai Usaha, Ada OTT KPK

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

KPK melaksanakan operasi tangkap terhadap pejabat KPP Madya Banjarmasin dan pihak Bea Cukai. MAKI mendorong Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memastikan kebersihan di instansi pajak dan pajak.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menjelaskan bahwa OTT bisa terjadi di semua pejabat pajak dan pajak karena dugaan korupsi yang luas. “Ott itu tentu bisa terjadi di semua perwakilan, karena korupsi terlalu banyak,” kata ia.

Boyamin mengungkap pengalaman pasalnya dalam melaporkan pelanggaran, seperti penyalahgunaan kendaraan dan barang mewah. “Bea cukai dan pajak tidak baik-baik, dugaan korupsi masih banyak,” ucapnya.

KPK menangkap tiga orang, termasuk kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono. Pihaknya sedang dipindah ke Jakarta. OTT di Jakarta terkait isu impor.

Rencana Menkeu Purbaya untuk memotong pimpinan korupsi di Pajak dan Bea Cukai dianggap relevan. Boyamin mendukung langkah keras untuk membebaskan instansi tersebut. “Tanpa penindakan, orang tak akan takut, sehingga korupsi berlanjut,” kata dia.

Operasi OTT KPK di Banjarmasin dan Jakarta bertujuan memicu pembenahan. Kehadiran Purbaya menjadi kunci untuk memastikan tanggung jawab.

Langkah ini menunjukkan kebutuhan transparansi di instansi pajak. Kekerasan terhadap korupsi harus terpimpin oleh pemimpin yang berintegritas.

Pembentukan Purbaya bersih di pajak dan pajak menjadi harapan bagi masyarakat. Semua pihak harus bekerja sama untuk menghilangkan kebocoran.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan