Menkes: Setiap dua menit, satu warga Indonesia meninggal karena kanker

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap tren kematian dari kanker di Indonesia terus meningkat. “Setiap dua menit, satu warga Indonesia kehilangan hidup karena kanker,” kata Menkes saat bertemu pasca agendanya di acara peringatan Hari Kanker Sedunia.

Data menunjukkan kanker payudara menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Sebagian besar pasien yang datang ke fasilitas kesehatan sudah dalam tahap lanjut penyakit, sehingga peluang pemulihan hanya sekitar 50 persen. Menkes menegaskan bahwa kanker bisa disembuhkan jika terdeteksi dini. “Tidak seperti yang sering diingat masyarakat, kanker bukan penyakit tak bisa disembuhkan,” ujarnya.

Rata-rata 40 juta wanita di atas 30 tahun terlibat risiko kanker payudara. Namun, hanya 4 juta orang yang melakukan pemeriksaan, dan dari mereka saja, hanya 400 ribu yang melanjutkan diagnosa lanjutan. Menghalangi adalah ketakutan masyarakat terhadap hasil pemeriksaan. “Wanita sering merasa ‘aduh nanti apa jadi’ sehingga menghindari pengetahuan,” merangkum Menkes.

Reklamasi pemerintah melalui pemeriksaan gratis tidak cukup efektif. Tingkat kesadaran tetap rendah, meski teknologi pengobatan sudah ada. Keberanian masyarakat menjadi kunci untuk menekan kematian. “Deteksi dini bukan cuma teknologi, tapi juga keberanian untuk memahami kondisi tubuh,” kata Budi.

Setiap individu memiliki peran dalam mencegah kanker. Memahami risiko, tidak takut minta pemeriksaan, dan menjalani screenings rutin dapat menjadi langkah awal. Kanker tidak harus menjadi tragedi jika diatasi dengan cepat.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan