Dua pejabat dari luar daerah menjabat sebagai Kepala Dinas di Kabuaten, Tasikmalaya.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Kab. Tasikmalaya mengadakan pelantikan pejabat pimpinan dan administrator di Opp Room Setda, Selasa 3/2/2026. Tiga pejabat tinggi pratama, empat administrator, serta tujuh pengawas terpilih. Dua pejabat pimpinan dari luar daerah mengisi jabatan DPU-TRPP-LH dan Disdikbud.

Dr Rubi Azhara SSTP MSi, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda, kini menjadi Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Deden Ramdan Nugraha ST MM, dari jabatan Sekretaris Dinas Perhubungan Purwakarta, dilantik sebagai Kepala DPU-TRPP-LH. Wandi Herviandi SPd MSi, sebelum menjadi Wiyata Swara Ahli Madya Vokasi Teknis, menjadi Kepala Disdikbud.

Bupati Cecep Nurul Yakin menjelaskan pelantikan ini merupakan bagian dari manajemen ASN. Prosesnya melalui open bidding kompetitif selama beberapa minggu. Ia senang ada kandidat dari berbagai lembaga, termasuk Kementerian Agama dan Maritim, yang menunjukkan minat masyarakat terhadap Tasikmalaya.

Proses pelantikan melalui tahap open bidding, asesmen, dan rekomendasi. Cecep menekankan keberlanjutan tren ini, karena menunjukkan keattraktivitas dan kebutuhan kompetitif pejabat terbaik.

Proses ini menunjukkan ketentuan hukum yang diikuti dengan seleksi transparan. Kehadiran pejabat dari luar daerah memperlebar jaringan pemimpin yang bisa berkontribusi.

Tasikmalaya terus menunjukkan kemampuan mengelola pelayanan publik dengan pendekatan inovatif. Pelantikan ini menjadi contoh bagaimana pemerintahan bisa mengadaptasi terhadap kebutuhan dan minat masyarakat.

Penyerapan pejabat terbaik dari berbagai latar belakang menjadi langkah positif. Ini tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis, tetapi juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen yang berkelanjutan.

Pemerintah harus terus memprioritaskan seleksi yang berkelanjutan dan inklusif. Selama prosesnya, kesadaran terhadap minat masyarakat akan menjadi kunci untuk mendapatkan pejabat yang sesuai dengan harapan.

Tasikmalaya membuktikan bahwa Administrasi Sipil Negara bisa berjalan dengan efisiensi dan kreativitas. Pelantikan ini menjadi tanda bahwa pemerintah berusaha merangkul berbagai kemampuan untuk mendukung pembangunan.

Setiap pelantikan pejabat memiliki dampak pada keberlanjutan pemerintahan. Proses yang transparan dan kompetitif akan mempersatukan pejabat dengan kebutuhan masyarakat.

Tasikmalaya mungkin menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola pengisian pejabat. Keberhasilan proses ini membuktikan bahwa minat masyarakat bisa menjadi motivasi pada pemerintah.

Pemerintah harus tetap berusaha memanfaatkan potensi dari berbagai sumber pelengkap. Pelantikan ini menunjukkan bahwa Tasikmalaya tidak takut dengan perubahan dan pembelajaran dari pengalaman.

Proses pelantikan ini menjadi bukti bahwa pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan dengan cara yang lebih terbuka. Ini juga menunjukkan bahwa minat masyarakat bisa menjadi sumber kekuatan untuk pemerintahan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan