Melayat di Rumah Duka, Kapolri Meng Kenangkan Pesan Mendalam dari Eyang Meri Hoegeng

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengunjungi rumah duka istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng, Eyang Meri, di Depok. Jenderal Sigit mengucapkan dukacita mendalam kepada keluarga Eyang Meri sebagai tanda penghormatan terhadap kepurniannya.

Ketemu, Jenderal Sigit mengingat pesan yang diberikan Eyang Meri untuk menjaga integritas institusi Polri. Ia menyatakan bahwa hubungan antara dirinya dan Eyang Meri telah dekat, dengan Pesona Khayangan menjadi media untuk menyampaikan dukungan terhadap semangat Polri.

“Kami sepenuhnya beresÙŽÙ‡ dalam menjaga nilai-nilai yang dikasihi oleh Almarhum Bapak Hoegeng Iman Santoso,” kata Jenderal Sigit. Ia menekankan bahwa pesan Eyang Meri berfokus pada keteguhan institusi Polri, yang harus terus dipertahankan.

Jenderal Sigit juga meminta kemerosotan untuk Eyang Meri, dengan harapan bagi teman-temannya serta keluarga besar untuk mendapatkan keistimewaan di dunia akhirat. Ia juga mengucapkan doa untuk keluarga Eyang Meri, meminta keberhasilan dan kesuksesan dalam menampakkan amanat yang diberikan.

Di dalam acara, Kapolri beserta rombongan meringankan doa dan memberikan belasungkawa terdalam kepada keluarga. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, serta Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar juga menghadiri.

Di tengah doa, Jenderal Sigit menyambut anak kedua Eyang Meri, Aditya Soetanto Hoegeng, serta cucu Hoegeng, Krisnadi Ramajaya Hoegeng. Mereka semua menjadi bagian dari ramah yang menghargai ketenangan keluarga.

Ketika menghadiri, Kapolri dan timnya menyatakan rasa kehilangan yang mendalam. Namun, mereka tetap berdoa untuk Eyang Meri, dengan harapan bagi Allah SWT memberikan ketabahan dan kesuksesan.

Data riset terbaru menunjukkan bahwa Polri terus meningkatkan kepemimpinan dalam menjaga keutuhan institusi. Sebagai contoh, beberapa program pelatihan untuk anggota Polri baru mengedepankan nilai-nilai integritas dan profesionalisme.

Studi kasus dari aktivitas Polri pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam program keamanan. Ini mencerminkan pesan Eyang Meri yang tetap relevan hingga kini.

Infografis menunjukkan bahwa Polri memiliki jaringan jaringan yang luas, termasuk komunitas masyarakat. Jaringan ini membantu merumuskan pesan keamanan ke lebih luas.

Dengan ini, semoga Eyang Meri dapat menemukan keistimewaan di dunia akhirat. Ketuhanan dan doa keluarga besar Polri menjadi dukungan bagi mereka yang menyukai apa yang telah ditinggalkan.

Setiap orang memiliki peran penting dalam menjaga kebaikan bersama. Pesan Eyang Meri mengingatkan kita untuk tetap berkebunian dalam tugas yang kami ambil.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan