Pemindahan dan Analisis Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook
Jakarta — Pimpinan PT Bhinneka Mentari Dimensi, Hendrik Tio, menghadapi ancaman dalam sidang pengadilan Tipikor Jakarta Selasa (3/2/2026) terkait dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook. Ancaman muncul ketika jaksa memprosi penjelasan Tio tentang perhitungan keuntungan yang didanai dari konsolidasi harga. Tio menyatakan bahwa keuntungan yang diperoleh sebesar 8% hanya merupakan nilai penjualan, bukan keuntungan bersih.
Jaksa menguji kredibilitas Tio melalui diskusi mendalam tentang struktur providen. Tio menjelaskan bahwa PT Bhinneka sebagai reseller hanya mengikuti harga yang ditentukan oleh distributor dan principal. Ia menekankan bahwa principal (pemegang merek) tidak dapat menjual langsung ke pengguna, melainkan melalui distributor dan reseller. Namun, jaksa bertanya apakah PT Bhinneka benar-benar tidak mendapatkan dorongan harga dari pihak principal. Tio mengakui kesedotan akan informasi tersebut.
Kisah perpecahan harga Chromebook menjadi poin perhitungan kerugian.Jaksa mengingatkan bahwa harga Chromebook resmi Rp 3 juta, sementara di lapangan ada harga Rp 5-7 juta. Tio mengakui tidak memiliki data sebaran harga distributor-principal. Diskusi ini mengarah pada konsep Suggested Retail Price (SRP), yang ditentukan principal untuk memastikan keseragaman harga. Namun, Tio tidak dapat memberikan detail seberapa besar dorongan SRP dari principal.
Jaksa kemudian meminta penjelasan tentang konsolidasi harga di tahun 2022. Tio mengakui kesulitan memahami mekanisme konsolidasi tersebut, meski mendengar klaim sejumlah pihak merugikan karena harga terlalu murah. Jaksa menekankan bahwa konsolidasi biasanya terjadi karena harga terlalu mahal, bukan harga terlalu rendah. Tio menjelaskan bahwa konsolidasi ini memungkinkan harga lebih terjangkau untuk beberapa merek, meski ia tidak dapat membenarkan klaim tersebut.
Sidang ini juga mengancam Tio, Mulyatsyah (direktur SMP Kemendikbudristek 2020), dan Sri Wahyuningsih (direktur Sekolah Dasar) karenaKerugian-keuangan negara sebesar Rp 2,1 triliun. Penghitungan ini mencakup kerugian Rp 1,5 triliun dari harga Chromebook yang terlalu murah dan Rp 621 miliar dari pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang tidak bermanfaat. Jaksa berita-dari laporan audit Badan Pengawasan Keuangan, yang menyimpulkan kerugian ini sebagai bagian dari peristiwa dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan (2019-2022).
Analisis dan Relevansi
Kasus ini menunjukkan risiko besar dalam pengadaan publik jika tidak ada transparansi. Konsolidasi harga yang berlebihan bisa menjadi jalur keuntungan tanpa disadari, terutama jika proses penawaran tidak terkontrol. Sebagai solusi, pemerintah perlu memperkuat mekanisme pengawasan, seperti audit mandatoris terhadap harga providen atau penggunaan platform digital yang transparan.
Penutup Motivasi
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan dana publik memerlukan ketelitian luar biasa. Setiap keputusan, terutama di bidang proyek pemerintah, harus dipertimbangkan bukan hanya untuk kepentingan langsung, tetapi juga dampaknya dalam jangka panjang. Jika kita ingin menjaga keuangan negara dari kerugian tak terduga, harus menjadi lebih kritis dalam meminta keterangan transparan dan accountability dari pihak yang terlibat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.