Trump mengimpor tarif 18% untuk barang masuk dari India.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

AS telah menurunkan tarif impor untuk barang India dari 50% ke 18%, pernyataan langsung Presiden Donald Trump. Keputusan ini diumumkan melalui media sosial setelah Trump berbicara dengan Presiden India Narendra Modi. India berkomitmen untuk meningkatkan impor produk AS, termasuk minyak dari Venezuela, batu bara, teknologi, hingga pertanian.

Kementerian AS belum mengeluarkan formalisme resmi seputar kesepakatan ini, meski pelan penekanan Trump melalui media. Sebelumnya, AS telah berkomitmen dengan negara Asia seperti Jepang dan Korea Selatan untuk investasi ratusan miliar dolar ke industri AS. Namun, penegasan India tidak menyebutkan detail investasi spesifik.

Hasil ini membuat investasi di bursa India meningkat. Persaingan konsultan teknologi seperti Infosys dan Wipro, serta bank HDFC, mencatat pergerakan positif. Indeks iShares MSCI India juga naik 3%, mendukung sentimen positif terhadap usaha semikonduktor dan kecerdasan buatan.

Trump menekankan bahwa AS akan terus berusaha menghilangkan hambatan perdagangan non-tarif dengan India, menjadi nol. Sebagai balas, India diperkirakan akan memperluas perdagangan dengan AS, terutama di bidang energi dan teknologi.

Perubahan tarif ini juga mendorong perbandingan ekonomi antara AS dan India. Seperti negara Asia lain, India sekarang memiliki tarif sebesar 15-19%, yang lebih kompetitif.

Investasi besar dari India ke AS, terutama di bidang teknologi, bisa menjadi keuntungan jangka panjang. Bisnis semikonduktor dan peralatan industri AS mungkin meraih peluang ekspansi pasar baru.

Perkembangan ini menunjukkan potensi kolaborasi ekonomi yang lebih dalam. Keduanya bisa mengoptimalkan keterkaitan industri dan inovasi teknologi. Untuk India, ini adalah peluang mengurangi ketergantungan pada penyedia minyak China. AS, di sisi lain, dapat memperluas pasar pasar di Asia.

Perubahan kebijakan ini membuka era baru bagi perdagangan AS dan India. Keduanya harus menyesuaikan strategi ekonomi untuk memaksimalkan manfaat dari kesepakatan ini.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan