Airlangga Mengungkap Proyek Gentengisasi yang Bisa Dikembangkan dengan APBN

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengundang proyek gentengisasi sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI pada tahun 2026. Initiatif ini bertujuan meningkatkan daya tarik wisatawan asing yang mungkin menghindari Indonesia karena kondisi lingkungan tidak optimal.

Menjelaskan, Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menyatakan bahwa sampah yang bertekan dan atap rumah yang menggunakan seng berkarat menjadi kendala utama. “Tidak akan ada wisatawan yang datang kalau sampahnya berpenuh dan atapnya masih rentan rusak,” ujarnya saat rapat koordinasi nasional di SICC, Bogor.

Prabowo mengadopsi pendekatan dua praset: penyelesaian masalah sampah melalui investasi pengolahan sampah menjadi energi di Danantara, serta penggantian atap seng dengan genteng. “Genteng yang dibangun dari abu sisa pembakaran batu bara, termasuk fly ash, sudah memiliki studi yang mendukung,” menjelaskan Airlangga.

Pembangunan genteng ini ditargetkan diterima oleh pemerintah dengan anggaran negara. “Biayanya sudah dihitung, dan kami siap menggunakan dana APBN jika diperlukan,” katanya. Bagi Merah Putih, proyek ini akan dikembangkan dengan pabrik produksi genteng sebagai pendukung.

Prabowo mengajak kepala daerah mempercepat penambahan genteng di wilayahnya. “Semua atap di Indonesia seharusnya menggunakan genteng. Alat-alat ini terbuat dari tanah dengan campuran limbah, sehingga ringan namun kuat,” tegasnya.

Layar proyek ini menampilkan perbedaan kondisi rumah sebelum dan sesudah gentengisasi. Prabowo meminta kepala daerah mempercepat pelaksanaan ini untuk meningkatkan keindahan serta mengurangi potensi kerusakan lingkungan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan