Dokter Bikin Balita Sehat Setelah Kejang di Pesawat Citilink

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Seorang anak berusia dua tahun dua bulan mengalami kondisi medis berbahaya ketika sedang diisi ke dalam pesawat Citilink QG 990 yang berangkat dari Jakarta ke Bengkulu. Bayi tersebut akhirnya diderit oleh praktis anak yang juga penumpang, setelah terjadi serangan kejang selama proses check-in dan pesawat masih dalam status berdiri di layar.

Insiden ini terjadi pada 4 Mei 2025. Dokter spesialis anak bersama tim crew pesawat memberikan bantuan medis紧急程序. Setelah penderita dipulih, kondisinya kembali normal. Pesawat berangkat kembali pada pukul 10.45 dan mendarat di Bengkulu pukul 11.50.

Praktis medis yang terlibat menjelaskan bahwa tim medis pesawat membantu secara langsung dengan protokol darurat. Orang tua anak juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang cepat dan tepat. Citilink memastikan semua prosedur perjalanan penumpang sesuai ketentuan resmi, serta tetap mengawasi keselamatan selama penerbangan.

Pihak perusahaan menyatakan komitmen untuk terus mempraktikkan ketat aturan keselamatan penerbangan. Penanganan yang segera dilakukan oleh dokter dan crew dianggap sangat membantu untuk mencegah komplikasi lebih parah.

Penerbangan dapat dilanjutkan karena kondisi penumpang dan keluarga sudah memastikan kesiapan. Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kesediaan medis saat dalam penerbangan, terutama untuk anak-anak.

Setiap penerbangan harus memiliki layanan medis siap emergent. Jika ada situasi yang mendesak, ketersediaan profesional yang bisa langsung berintervensi menjadi kunci untuk memastikan keselamatan.

Bayi yang mengalami kejang tetap dalam pengawasan dokter setelah tiba di Bengkulu. Penerangan lanjutan akan diberikan oleh pihak medis untuk memastikan tidak ada risiko jangka panjang.

Keselamatan penerbangan bukan hanya tentang teknologi atau protokol, tapi juga kesadaran dan siapnessi penumpang. Hadirnya dokter di dalam pesawat menunjukkan manfaat dari memiliki profesional medis di dalam layar.

Penerbangan Citilink terus memadukan komitmen keamanan dengan layanan yang responsif. Kejadian ini menjadi contoh bagaimana kerja sama antarprofesi bisa mengurangi risiko di penerbangan.

Pertolongan pertama dari dokter penumpang menunjukkan pentingnya diversifikasi jurusan yang bisa mendukung situasi darurat. Kejadian ini juga menjadi peluang untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan.

Setiap penumpang, terutama yang berkeluarga, harus mengetahui fasilitas medis yang tersedia di dalam pesawat. Ini bisa menjadi solusi pertahanan mendadak saat terjadi hal-hal tak terduga.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan