Diskusi 5 Jam, Abraham Samad Bagi Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Prabowo Subianto bertemu dengan beberapa tokoh di Jakarta Selatan dalam diskusi yang berlangsung selama lima jam. Abraham Samad, mantan Ketua KPK, menjelaskan isi pertemuan tersebut. Tokoh-tokoh yang hadir antara lain Presiden Prabowo, Menlu Sugiono, Mensesneg, Sjafrie, Mayjen Purnawirawan Zacky Makarim, serta Profesor Dr Siti Zuhro dari BRIN. Samad mengingat bahwa pertemuan ini mencakup presentasi program pemerintah, hasil Forum Ekonomi Dunia di Davos, serta diskusi tentang krisis korupsi.

Samad menekankan bahwa pelaksanaan pemberantasan korupsi hingga kini belum menyentuh akar masalah. Ia menyoroti pentingnya mengacu padaUndang-Undang KPK yang telah diubah pada 2019, yang dipertimbangkan mengurangi kewenangan KPK. Selama diskusi, Samad juga mengkritik sistem rekrutmen komisi KPK yang kurang mempertimbangkan masukan masyarakat, sehingga bisa terjadi penyalahgunaan otoritas. Selain itu, ia menyoroti peningkatan harta kekayaan elitis sebagai faktor korupsi yang perlu diatasi.

Topik lain yang dibahas adalah reformasi kepolisian. Tokoh-tokoh sepakat bahwa perubahan sistem keamanan publik merupakan keharusan. Samad juga mengingatkan bahwa upaya pelindung sumber daya alam sudah dilakukan sebelumnya, meski belum ada Satgas PKH. Ia menawarkan fokus tambahan pada pengelolaan SDA untuk meningkatkan pendapatan negara.

Prabowo menyebutkan bahwa Indonesia masuk ke Board of Peace yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Samad menyatakan bahwa gabungan ini tidak berharga, sehingga Indonesia bisa mengundang diri jika tindakannya memicu konflik di Gaza atau Palestina. Terakhir, Prabowo menegaskan komitmen melawan oligarki yang merusak sumber daya alam. Samad menilai janji ini menjadi langkah kuat untuk melindungi kekayaan nasional.

Diskusi ini menghadirkan solusi praktis untuk mengatasi korupsi, memperbaiki sistem kepolisian, dan melindungi lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah dan tokoh masyarakat menjadi kunci.

Pertemuan Prabowo dengan tokoh-tokoh ini menunjukkan keinginan untuk mengatasi masalah sistemik. Fokus pada independensi lembaga anti-korupsi, partisipasi masyarakat, dan pengelolaan sumber daya akan menjadi dasar perubahan. Semua pihak harus berkomitmen untuk menjalani tata kelola yang transparan dan akuntabel. Ini bukan hanya tentang regulasi, tetapi juga tentang nilai-nilai yang langsung diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan