Kapolres Tasikmalaya Melakukan Rotasi Perwira, Tekankan Inovasi dan Kuatkan Integritas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Ubah Struktur Jabatan Polres Tasikmalaya untuk Peningkatan Kinerja

Jabatan Kapat Lantas Polres Tasikmalaya telah mengalami perantauan baru. AKP Ajat Sudrajat menyerahkan tanggung jawab komando kepada AKP Didit Permadi dalam upacara serah jabatan yang digelar di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya pada 30 Januari 2026. Perubahan ini merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi di dalam polisi setempat.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Sukaraja juga mengalami rotasi. Kompol Puryono, yang telah menjabat, sekarang dilanjutkan oleh AKP Ikhwan. Proses mutasi ini tidak hanya terpicu di jabatan utama tetapi juga terselip ke beberapa unit lain. Misalnya, AKP Ridwan Budiarta, yang menjabat Kapat Reskrim, memilih untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespima) Polri. Sebagai penuh penuh tanggung jawab, Dudung Supriatna, Kapat Pol Air, menuju pensiun.

AKBP Wahyu Pristha Utama, yang memimpin upacara, menegaskan mutasi jabatan ini sebagai langkah wajar untuk menjaga dinamis organisasi. โ€œSerah terima jabatan adalah hal biasa dalam pembinaan, agar kinerja lebih efektif,โ€ kata ia. Para pejabat lama juga diakui atas dedikasi mereka selama bertugas.

Wahyu mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama, baik yang memasuki masa purna tugas, berdinas di lokasi baru, maupun yang menjalani pendidikan. โ€œSelamat datang pejabat baru, segera adaptasi dan berikan layanan terbaik,โ€ tegasnya.

Para pejabat baru diperkenalkan untuk membawa ide terbaru dan inovasi. Wahyu harap mereka dapat meningkatkan kualitas layanan kepolisian di Tasikmalaya melalui langkah-kelajutan kreatif.

Beserta korban mutasi, AKBP menekankan beberapa poin penting: menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, memastikan setiap aktivitas sesuai rencana dan hukum, memperkuat pengawasan, serta menjaga integritas sebagai dasar keputusan.

Pertukaran Jabatan Sebagai Strategi Penyegaran
Perupukan mutasi jabatan di Polres Tasikmalaya mencerminkan tren umum dalam pengelolaan aparatur pemerintah. Dengan memutar pejabat, organizasi dapat mempersenjatikan stasi dan meningkatkan efisiensi. Studi tentang dinamika kepolisian di Indonesia menunjukkan bahwa rotasi reguler dapat mencegah kesenjangan kepentingan dan memfokuskan pejabat pada tujuan kolektif.

Misalnya, beberapa provinsi telah mendaur ulang struktur kepolisian dengan hasil peningkatan responsivitas sosial. Model ini bisa diadaptasi di Tasikmalaya untuk memperkuat integritas dan kinerja.

Masa Depan Polres Tasikmalaya
Perubahan ini menjadi peluang untuk Polres Tasikmalaya memperkenalkan pendekatan baru dalam mengatasi tantangan masyarakat. Pejabat baru diminta untuk mengeksplorasi solusi inovatif, seperti digitalisasi layanan atau kolaborasi dengan komunitas. Kinerja optimal tidak hanya tergantung pada ketelitian, tetapi juga kemampuan menyesuaikan dengan perubahan zaman.

Petunjuk dari AKBP Wahyu Pelepas, โ€œBawa ide terbaik dan terobosan,โ€ menjadi panggilan bagi pejabat baru untuk membangun kepercayaan masyarakat. Mutasi jabatan bukan hanya tentang struktur, tapi juga tentang mewujudkan visi layanan kepolisian yang lebih inklusif dan responsif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan