Jeffrey Epstein: 3 Juta Halaman Dokumen Kasus Di Rilis ke Publik

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Washinton DC – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengungkapkan jutaan halaman dokumen terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein pada Jumat (30/1). Kasus ini menjadi sorot karena mencakup nama tokoh terkemuka seperti Presiden Donald Trump.

Penegasan penylurulnya dokumen ini dilakukan Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche, yang menjelaskan bahwa proses ini memenuhi ketentuan hukum diundang-undang AS. Dokumentasi mencakup lebih dari tiga juta halaman, 2.000 video, dan 180.000 gambar. Beberapa informasi identitas korban telah disensor untuk memastikan kerahasiaan, seperti yang diingatkan Blanche.

Trump, yang dulu berkontak dengan Epstein di dekade 1990-an hingga 2000-an, menolak publikasi dokumen ini selama lama. Departemen Kehakiman AS juga menegaskan bahwa beberapa dokumen mengandung klaim tidak valid terhadap Trump, yang dianggap tidak berdasar. Blanche menekankan bahwa pihaknya tidak melindungi presiden atau pihak lain dalam dokumen ini.

Meningkatnya skandal Epstein, yang incluant kematian misterius Epstein di penjara tahun 2019, telah menjadi isu politik yang sulit digelar untuk Trump.

Dokumen yang dirilis mencerminkan usaha AS untuk transparansi, meski prosesnya lama karena kebutuhan evaluasi terperinci.

Transparansi dalam kasus korupsi atau kejahatan seksual menjadi isu krusial. Pengungkapan dokumen tak terbatas menegakkan hak masyarakat untuk mengetahui kebenaran, meski dengan risiko sensitivitas identitas korban.

Transparansi bukanlah hanya tentang penebusan, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan