11 hektar lahan di Pangandaran dipanenakan dengan jagung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Policenya sedang aktif menanam padi sebagai pendamping program pangan swasembada. Di Pangandaran, ruang tanah 11 hektar telah disiapkan untuk ditanam. Lahan ini tidak fokus di satu lokasi, melainkan tersebar di setiap kecamatan di area tersebut. Pengelolaan selanjutnya menjadi tugas masing-masing polsek di wilayah Polres Pangandaran.

Selain polsek, Satuan Lalu Lintas juga mengelola padi di daerah 2 hektar di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang. Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, menjelaskan ke rancangan ini sebagai dukungan program ketahanan pangan. Tujuannya direncanakan pada kuartal I tahun 2026, dengan panen di bulan Mei. Estimasi total hasil padi sekitar 44 ton.

Program ini berlangsung secara bersamaan dan terintegrasi melalui media digital. Polres berharap ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama petani. “Hasil tanam padi ini direncanakan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Potawari.

Data terbaru menunjukkan program ini merupakan bagian dari strategi nasional ketahanan pangan. Berdasarkan riset 2026, beberapa daerah juga mengadopsi pendekatan serentak tanam padi untuk mengoptimalkan hasil. Informasi ini dapat membantu masyarakat memahami cara pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Penerapan ini juga berpotensi mendorong pengembangannya kemasyarakatan. Dengan hasil panen yang stabil, masyarakat petani dapat meningkatkan pendapatan. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan di Kecamatan yang terlibat.

Program ini tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga menjadi contoh implementasi kebijakan nasional. Kinerja polres dan satuan lapu lintas di Pangandaran menunjukkan kolaborasi yang efektif. Inilah langkah mutakhir untuk menjaga keamanan pangan di tengah perubahan kondisi lingkungan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan