Andre Rosiade Dilantik sebagai Menteri Pemberdayaan Umum yang Berfokus pada Proyek Sepakat Bangun Lagi Jalan Bayang-Alahan Panjang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengonfirmasi bahwa pemerintah pusat telah memberikan persetujuan untuk memperbaiki Jalan Bayang-Alahan Panjang. Persetujuan ini ditetapkan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dengan anggaran yang diambil dari APBN. Nyatakan ini dilakukan saat Kementerian PU menghadiri pameran di Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, beserta pejabat daerah terkait.

Andre Rosiade menekankan ke strategisness jalan ini sebagai jalur alternatif antara Solok dan Pesisir Selatan. Proyek ini diestimasi dengan anggaran Rp 275 miliar, bertujuan untuk mempercepat arus logistik dan distribusi pangan. Sebelumnya, jalan tersebut telah dibangun hingga 90%, tetapi hancur kembali akibat banjir di November 2025.

Menteri PU menjelaskan bahwa keputusan ini sesuai dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk membangun infrastruktur dengan kualitas lebih baik. Survei lapangan akan dilakukan segera oleh Balai Jalan untuk memastikan keakuratan lokasi dan desain. Proyek ini juga menjadi bagian dari program Build Back Better, yang bertujuan memperbaiki infrastruktur yang telah terancam.

Andre Rosiade juga menyebutkan bahwa pemerintah pusat tetap fokus pada pengembangan infrastruktur lain di Sumatera Barat, termasuk jalan Payakumbuh-Sitangkai yang ditargetkan selesai pada Juli 2026. Pengadaan ini diharapkan mendukung perkembangan ekonomi lokal, terutama di bidang pertanian dan pariwisata.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menyambut persetujuan dengan penuh kesuksesan. Ia menyoroti bahwa pembangunan jalan ini akan menjadi penguat-ketangga ekonomi daerah melalui mobilitas yang lebih lancar dan pengembangan kawasan wisata. Pemerintah provinsi berkomitmen untuk memastikan jalannya proyek berjalan lancar sesuai rencana.

Keunikan proyek ini terletak pada pendanaan dari APBN, yang memungkinkan pemerintah pusat berintervensi langsung. Hal ini memungkinkan penanganan lebih cepat dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat. Daya tarik proyek ini juga terletak pada dampaknya pada arus ekonomi, baik di Sumatera Barat maupun di luarnya.

Pembangunan jalan ini tidak hanya mengatasi masalah ketimpangan jalan, tetapi juga menjadi example bagaimana pemerintah dapat ber kilometer cepat dalam membangun infrastruktur strategis. Dengan pendanaan yang tepat dan eksekusi yang terarah, proyek ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan ekonomi daerah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan