Pemimpin Iran Minta Siap Hadap dengan Keadaan Perang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, menyatakan kesiapan untuk menghadapi ancaman militer. Pesan ini diberikan setelah AS memindahkan kapal induk ke wilayah Iran. “Kita tidak akan memulai konflik, tapi siap menghadapi ancaman dengan penegakan diri,” kata Aref melalui kementerian Iran, seperti dilansir AFP.

Trump juga menyatakan bahwa kapal militer AS sedang berlayar menuju Iran. Keterangan ini disampaikan setelah kapal USS Abraham Lincoln masuk ke wilayah Timur Tengah. Meskipun begitu, Trump tetap mengundang Teheran untuk mencapai kesepakatan dialogu.

Jejak China juga memberikan peringatan. Fu Cong, Duba Besar China di PBB, menekankan bahwa intervensi militer AS berpotensi membongkar stabilitas Asia Barat. “Kekerasan militer hanya akan memperparah masalah, bukan memecahkannya,” kata Fu Cong melalui Press TV.

Ketegangan di area ini semakin memuncak. Iran menegaskan siap menghadapi ancaman, sedangkan AS terus meningkatkan operasi militer. China memperingatkan bahwa tindakan kekerasan akan menghambat dialogu regional.

Di tengah situasi ini, penegakan hak dan dialog tetap menjadi solusi terbaik. Escalasi kekerasan militer hanya akan memberikan hasil yang tidak diinginkan. Semua pihak harus fokus pada penanganan yang menghindari konflik.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan