ESDM Bakal Diterima dengan Hasil 629 Ribu MT Bauksit dari Sitaan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kementerian ESDM siap menjalankan lelang untuk hasil sisa bauksit di Kepulauan Riau, sebesar lebih dari 629 ribu metrik ton. Lelang ini sebelumnya telah ditunda karena kurangnya bidders. Dalam lelang terakhir, ada satu penawaran, tetapi gagal dilanjutkan karena masalah administratif. “Satu penawaran muncul karena biaya penyetoran RTBG. Proses terhambat saat bank tutup pada hari Jumat, sehingga ditunda ke tahun depan. Kita akan lanjutkan lelang kembali, dengan harapan cepat,” ujar Dirjen Penegakan Hukum Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae saat diselenggarakan di DPR, Jakarta Kamis (29/1/2026).

Jeffri menjelaskan bahwa ini merupakan lanjutan atas peraturan Pasal 199J UU No. 39 Tahun 2025. Kementerian ESDM percaya hasil ini akan mendukung target PNB 2025 sebesar Rp 254 triliun. “Hasil lelang ini juga menjadi kontribusi bagi negara, dengan potensi exceda Rp 200 miliar,” tegas Jeffri. Langkah ini mirip dengan kebijakan pasal 199J, dimana barang dikuasai negara akan dilelang.

Penegasan lelang ini juga menegaskan transparansi pengelolaan sumber daya alam. Jeffri mengajak semua pihak yang memenuhi syarat bisa ikut pelelangan. “Proses ini terbuka, sehingga kami berharap banyak peserta,” katanya.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan penghasilan negara, tetapi juga menunjukkan komitmen ESDM dalam pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Hasil lelang bauksit bisa menjadi fondasi bagi proyek besar, seperti produksi alumina.

Semua pihak terburu-buru memenuhi syarat. Transparansi dari proses ini bisa menjadi model bagi pengelolaan sumber daya lain. Langkah ini membuka peluang bagi seluruh pihak yang berkelanjutan, membangun kepercayaan dalam pengelolaan sumber daya, dan membuka pintu baru bagi ekonomi nasional.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan