MapleStory Idle di Kritik Karena Gacha dan Stat Palsu oleh Nexon

dimas

By dimas

Nexon telah resmi memberikan pembalasan dana penuh untuk semua pembelian MapleStory Idle sejak 6 November hingga 28 Januari. Keputusan ini bersyarat karena masalah kontroversi seputar sistem statistik dan gacha yang dianggap tidak transparan, serta tekanan dari komunitas serta pemerintah. Isu pertama yang memicu ketidakpastian adalah Attack Speed Breakpoints. Pemain menemukan bahwa peningkatan kecepatan serangan tidak sempurna seperti yang ditampilkan, karena sistem “action frames” memerlukan batas tertentu untuk efektif meningkatkan DPS. Meski tampilan menunjukkan peningkatan Combat Power, progres nyata tetap terhenti. Masalah ini semakin menggeliat karena upgrade ini bisa didapatkan lewat gacha berbayar.

Respons awal Nexon dianggap tidak memenuhi ekspektasi. Mereka menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mencegah ponsel panas dan menjaga kinerja game. Namun, penjelasan itu dianggap menghindari krisis informasi yang sudah merendahkan kepercayaan pemain. Isu kedua muncul ketika nilai Inner Ability Maksimal dalam periode awal riset ternyata tidak dapat dioptimalkan. Buktinya, tiket dukungan menunjukkan pertanyaan sejak Desember, tetapi jawaban awal justru mengklaim sistem berjalan normal. Ketika Nexon memperbaiki sistem secara diam-diam tanpa penegakan atau kompensasi, ketidakpastian pemain makin besar.

CEO Nexon Korea turun langsung untuk meminta maaf, sementara manajer terkait dimisahkan. Waktu ini kritis karena Nexon sedang diawasi pemerintah karena kasus kubus MapleStory 2021. Di Indonesia, pemerintah Korea Selatan baru menyahkan UU Gacha 2024 yang memaksa perusahaan transparan peluang, dengan ancaman denda berat.

Nexon memilih solusi terekstrem dengan memberikan cashback penuh. Langkah ini dipilih di tengah audits pemerintah dan risiko denda berdasarkan pendapatan. Meskipun MapleStory Idle sudah menghasilkan 100 juta USD dalam 45 hari pertama, kasus ini menjadi contoh bagaimana tekanan komunitas dan regulasi baru bisa memaksa perusahaan untuk bertanggung jawab.

Pemain dan para profesional perlu lebih kritis terhadap sistem monetisasi. Transparansi penuh dan penegakan hukum menjadi kunci mencegah ketidakadilan. Komunitas juga diminta untuk tetap aktif menyebarkan informasi yang akurat agar mempengaruhi kebijakan.

Pendapatan gacha harus seimbang antara keuntungan perusahaan dan kenyamanan pemain. Regulasi yang jelas serta akses informasi sebenar bisa menjadi pendor untuk kepercayaan. Jika perusahaan tidak berani menjelaskan prosesnya, komunitas tetap menjadi alat tekanan yang kuat.

Baca juga games lainnya di Info game terbaru

Tinggalkan Balasan