Boom Esports dan Rekonix Juara Kedua di Kompetisi APAC Predator League 2026

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Racap APAC Predator League 2026 telah resmi berakhir. Dua tim Indonesia berhasil menjadi runner-up dalam dua pertandingan berbeda. Event ini diselenggarakan di Bharat Mandapam Convention Centre, New Delhi, India, mulai 7-11 Januari 2026. Lima tim Indonesia yang berpartisipasi adalah Boom Esports dan Rekonix.

Boom Esports kompetisi di nomor Valorant. Mereka kalah di Grand Final lawan Fancy United, tim dari Vietnam. Rekonix main di Dota 2. Mereka gagal meraih gelar juara setelah ditumpangkan Myth Avenue Gaming dari Malaysia.

Sebagai runner-up, Boom Esports dan Rekonix mendapatkan hadiah serupa sebesar USD 20 ribu atau sekitar Rp 334 juta. Juara Fancy United dan Myth Avenue Gaming membawa pulang uang tunai sebesar USD 65 ribu atau sekitar Rp 1 miliar. Hanya empat tim teratas yang menerima hadiah finansial.

Rekap peringkat tim di APAC Predator League 2026 dari Liquipedia (28/1/2026):

  • Dota 2: #1 Myth Avenue Gaming (USD 65 ribu), #2 Rekonix (20 ribu), #3 InterActive Philippines (7.500), #4 Atlantis 2.0 (7.500), #5 Zeze, #6 The Mob, #7 Euphoria Esports, #8 Asterisk, #9 Veroja, #10 NexTtide by MPH, #11 Team Randoms.
  • Valorant: #1 Fancy United (USD 65 ribu), #2 Boom Esports (20 ribu), #3 IAM (7.500), #4 Xipto Esports (7.500), #5 IGZIST, #6 Team NKT, #7 Todak, #8 Motiv Esports, #9 E-King, #10 GGEZ, #11 Req Regum Qeon, #12 Oasis Gaming, #13 S8UL Esports, #14 LIT Esports, #15 Dream Chaser, #16 Chaos Alliance.

Turnamen berikutnya, APAC Predator League 2027, akan digelar di Vietnam. Indonesia akan membuka pendaftarannya pada Oktober 2026.

Esports di Indonesia terus berkembang dengan kompetisi internasional yang semakin menarik. Tim-tim Indonesia harus terus meningkatkan kualitas kompetensinya untuk mengungui hadiah lebih besar di edisi ke depan.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan