Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan pagi ini menunjukkan kinerja positif dengan bergerak di area hijau. Pergerakan indeks terpantau menguat dan berhasil menembus level psikologis 9.000-an.
Berdasarkan data RTI, Senin (26/1/2026), pukul 9.15 WIB, IHSG tercatat di level 9.004,57. Pencapaian ini menunjukkan penguatan sebesar 0,60% atau setara dengan kenaikan 53,56 poin. Sejak sesi pembukaan, pergerakan indeks berada di level 8.967,72 dengan fluktuasi mencapai titik tertinggi 9.007,98 dan titik terendah 8.957,68.
Volume perdagangan juga tercatat cukup likuid dengan total transaksi sebanyak 6,36 miliar saham. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 4,30 triliun dengan frekuensi sebanyak 512,154 kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, mayoritas bergerak menguat. Sebanyak 341 saham berhasil menguat, sementara 212 saham mengalami pelemahan, dan 153 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga.
Di pasar saham Asia lainnya, tren beragam terlihat. Indeks Nikkei terpantau turun 1,70%, Hang Seng melemah 0,21%, sedangkan Shanghai Composite Index juga mengalami pelemahan sebesar 0,20%.
Analisis Pergerakan Pasar dan Sentimen Global
Penguatan IHSG di level 9.000-an menjadi sinyal optimis bagi investor domestik. Momentum ini sering kali dipicu oleh sentimen positif dari dalam negeri, seperti kebijakan makroekonomi yang stabil atau kinerja emiten yang melampaui ekspektasi. Dalam konteks ini, investor perlu mencermati sektor-sektor unggulan yang menjadi motor penggerak indeks, terutama yang memiliki bobot besar dalam perhitungan IHSG.
Di sisi lain, pelemahan yang terjadi pada indeks Nikkei, Hang Seng, dan Shanghai Composite menunjukkan adanya tekanan jual di kawasan Asia. Faktor global seperti ketidakpastian kebijakan moneter bank sentral utama atau data ekonomi makro global sering menjadi katalisator pergerakan ini. Ketika indeks utama Asia melemah, investor regional cenderung lebih hati-hati dalam mengambil posisi.
Strategi Menyaring Peluang di Tengah Volatilitas
Volatilitas pasar saham yang terjadi saat ini menuntut investor untuk lebih jeli dalam memilih aset. Salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah diversifikasi portofolio dengan menyebar investasi ke berbagai sektor yang memiliki fundamental kuat. Misalnya, sektor komoditas atau teknologi sering menjadi pilihan menarik ketika indeks bergerak fluktuatif.
Investor juga disarankan untuk tidak hanya melihat pergerakan harian. Analisis fundamental jangka panjang lebih penting untuk memastikan investasi tetap aman. Data-data seperti laporan keuangan emiten, proyeksi pertumbuhan industri, dan kebijakan pemerintah menjadi acuan utama. Dengan memahami pola ini, investor bisa mengambil keputusan yang lebih rasional dibandingkan sekadar mengikuti tren sesaat.
Studi Kasus: Mengelola Portofolio Saat IHSG Menguat
Bayangkan seorang investor ritel yang memiliki dana terbatas. Ketika IHSG menguat tajam seperti pagi ini, godaan untuk masuk ke saham-saham yang sedang “panas” sangat besar. Namun, tanpa strategi yang matang, risiko “buy high, sell low” (membeli mahal, menjual murah) mengintai.
Sebuah studi kasus sederhana menunjukkan bahwa investor yang melakukan average down (menambah beli saat harga turun) pada saham dengan fundamental bagus cenderung lebih untung dalam jangka panjang dibandingkan mereka yang mengejar saham yang sudah naik drastis. Ketika IHSG bergerak ke level 9.000, momen ini bisa digunakan untuk rebalancing portofolio, yaitu menyeimbangkan kembali proporsi saham yang menguntungkan dengan yang kurang performa, bukan sekadar mengejar capital gain instan.
Pasar saham bukan hanya soal angka, melainkan juga psikologi dan strategi. Di tengah penguatan IHSG hari ini, tetaplah berpegang pada rencana investasi yang telah dibuat. Jangan terbawa euforia sesaat, tetapi gunakan momentum ini untuk mengevaluasi dan memperkuat posisi portofolio Anda menuju keuntungan berkelanjutan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.