Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, tercatat penutupan sebanyak 1.399 unit mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di seluruh Indonesia. Data resmi ini bersumber dari hasil pemantauan Surveillance Perbankan Indonesia yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan laporan statistik tersebut, total jumlah mesin ATM, CDM (Cash Deposit Machine), dan CRM (Cash Recycler Machine) yang beroperasi hingga kuartal ketiga tahun 2025 tercatat sebanyak 89.774 unit. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 2024, yang mana jumlahnya mencapai 91.173 unit.
Penurunan ini secara nyata menunjukkan hilangnya 1.399 unit mesin ATM dalam tempo satu tahun. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa pola penurunan jumlah mesin ATM ini diperkirakan akan berlanjut di masa mendatang.
“Secara umum, pengurangan jumlah ATM ini merupakan bagian dari strategi bisnis yang diambil oleh masing-masing bank. Kemungkinan tren penurunan jumlah mesin ATM ini akan terus berlanjut ke depannya,” ujar Dian dalam pernyataannya pada Minggu (25/1/2026).
Dian menilai bahwa tren ini terjadi karena adanya percepatan adopsi teknologi informasi di sektor keuangan yang semakin masif. Perubahan ini turut mempengaruhi perilaku, ekspektasi, serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang kini lebih didominasi oleh platform digital.
Penerapan teknologi digital dalam layanan perbankan memungkinkan nasabah untuk mengakses layanan finansial kapan saja dan di mana saja. Kemudahan akses melalui aplikasi mobile banking dan platform daring, ditambah dengan meningkatnya popularitas pembayaran non-tunai, membuat kebutuhan fisik terhadap mesin ATM menjadi semakin berkurang.
Di sisi lain, industri perbankan tetap mengutamakan efisiensi operasional sebagai fokus utama. Peningkatan akses layanan digital dianggap sebagai langkah strategis untuk menopang efisiensi tersebut dengan cara mengurangi biaya infrastruktur fisik serta mengoptimalkan proses layanan.
“Efisiensi yang dicapai nantinya akan memperkuat struktur kinerja keuangan dan turut mendukung tingkat profitabilitas bank,” imbuh Dian.
Selain itu, penggunaan teknologi juga mempercepat transisi masyarakat menuju transaksi keuangan non-tunai atau cashless. Sistem cashless ini dinilai mampu membuat roda perekonomian berjalan lebih efisien, yang pada akhirnya diharapkan dapat memicu peningkatan aktivitas ekonomi secara lebih luas.
Analisis Dinamika Perbankan Modern
Transformasi digital yang terjadi di sektor perbankan saat ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah keharusan strategis. Data penutupan 1.399 unit ATM dalam setahun menjadi cerminan nyata bagaimana konsumen kini lebih mengutamakan kecepatan dan kemudahan yang ditawarkan melalui genggaman tangan, yakni smartphone. Fenomena ini didorong oleh meningkatnya literasi digital masyarakat dan penetrasi internet yang semakin merata.
Dari sudut pandang efisiensi, langkah bank mengurangi jumlah fisik mesin ATM merupakan keputusan rasional. Biaya operasional mesin ATM—mulai dari sewa lokasi, listrik, keamanan, hingga pengisian uang tunai—sangat signifikan. Dengan mengalihkan transaksi ke platform digital, bank dapat mengalihkan dana tersebut untuk pengembangan teknologi yang lebih canggih dan keamanan siber.
Namun, tantangan yang muncul adalah kebutuhan inklusi keuangan bagi kelompok rentan. Meskipun tren cashless meningkat, masih ada segmen masyarakat—terutama di pedesaan atau lansia—yang bergantung pada uang tunai. Oleh karena itu, transformasi ini perlu diimbangi dengan edukasi yang masif agar tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal.
Studi Kasus: Efisiensi Layanan Digital Bank BUMN
Sebagai ilustrasi, salah satu bank BUMN besar di Indonesia telah melakukan konsolidasi jaringan ATM mereka dalam dua tahun terakhir. Alih-alih mempertahankan mesin di lokasi dengan volume transaksi rendah, mereka mengalihkan layanan ke fitur mobile banking yang terintegrasi dengan e-wallet.
Hasilnya, meskipun jumlah ATM fisik berkurang sekitar 15%, volume transaksi digital mereka justru melonjak hingga 40%. Biaya operasional turun drastis, dan kepuasan nasabah meningkat karena mereka tidak perlu lagi mencari ATM terdekat hanya untuk transfer atau cek saldo. Ini membuktikan bahwa pengurangan infrastruktur fisik tidak serta-merta menurunkan layanan, melainkan meningkatkan kualitas aksesibilitas.
Implikasi terhadap Perekonomian Nasional
Pergeseran menuju cashless memberikan dampak positif terhadap transparansi ekonomi. Transaksi digital meninggalkan jejak data yang memudahkan pencatatan dan analisis oleh otoritas pajak, sekaligus meminimalisir peredaran uang palsu. Di sisi makro, percepatan transaksi non-tunai diyakini dapat meningkatkan kecepatan perputaran uang (velocity of money), yang pada akhirnya mendongkrak pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).
Meskipun mesin ATM perlahan menghilang dari pandangan, layanan keuangan justru hadir lebih dekat melalui layar digital. Jangan ragu untuk menjelajahi fitur-fitur baru dalam aplikasi perbankan Anda; kemampuan mengelola keuangan secara mandiri dan cerdas adalah kunci sukses di era digital ini. Mulailah beralih ke transaksi non-tunai hari ini untuk merasakan efisiensi dan keamanan finansial yang lebih baik.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.