Gedung RSUD Dewi Sartika di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, sudah berdiri dan layanannya berjalan, namun keberadaan kartu BPJS Kesehatan masih terkatung dan belum bisa digunakan di sana. Fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah yang mulai beroperasi sejak Desember 2024 ini belum melakukan kerja sama dengan BPJS, menyebabkan pasien peserta program jaminan kesehatan nasional tersebut tak bisa memanfaatkannya.
Meski belum melayani pasien BPJS, aktivitas di rumah sakit tetap berjalan. Pasien umum masih berdatangan meski belum terlalu ramai. Beberapa warga datang karena belum mengetahui adanya ketiadaan kerja sama tersebut. Di bagian depan, petugas biasanya memberikan penjelasan terlebih dahulu sebelum pasien menerima layanan. Saat ini, layanan yang tersedia mencakup Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat jalan, dan beberapa dokter spesialis, meskipun sejumlah poli seperti gigi dan anak masih dalam tahap proses.
Kondisi ini menuai kritik tajam, terutama dari Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya, Irfan Ramdani. Menurutnya, belum terhubungnya RS Dewi Sartika dengan BPJS menjadi bukti ketidakseriusan pemerintah kota dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Kawalu. Ia menyindir, “Sekarang baru melayani pasien umum. Pasien yang punya BPJS belum bisa dilayani. Pertanyaannya, ini karena tidak ada dokter spesialis di Kota Tasik atau karena Pemkot tidak mampu membayar dokter spesialis?”.
Kritik serupa juga datang dari DPRD Kota Tasikmalaya. Anggota Komisi IV, Habib Qosim Nurwahab, menyebut persoalan ini krusial namun simpul masalahnya tidak jelas. “Saya telusuri ke rumah sakit, katanya sudah diserahkan ke dinas. Ke dinas, dinas bilang dari BPJS. Ke BPJS, BPJS balik menyalahkan manajemen rumah sakit. Jadi bolak-balik, enggak ketahuan siapa yang salah,” ujarnya. Hingga kini, pasien BPJS yang ingin berobat ke RS Dewi Sartika harus mencari alternatif lain.
Pemerintah Kota Tasikmalaya perlu segera mengambil langkah tegas mengingat besarnya kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang terjangkau. RS Dewi Sartika seharusnya menjadi solusi, bukan menambah antrean panjang di rumah sakit lain. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian layanan tanpa saling lempar tanggung jawab antar instansi. Segera duduk bersama dan tuntaskan birokrasi yang menghambat kerja sama ini.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.