Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Isir Ditunjuk Jadi Kadiv Humas Polri

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kepolisian Republik Indonesia kembali merombak susunan pejabatnya melalui rotasi terbaru. Salah satu perubahan signifikan terjadi pada posisi Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Polri. Pergantian perwira tinggi ini dikonfirmasi langsung oleh Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. “Iya, benar,” ujar Trunoyudo singkat ketika dikonfirmasi pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Berdasarkan Surat Telegram bernomor KEP/62/I/2026 yang diterbitkan pada 15 Januari, Irjen Johnny Eddizon Issir ditunjuk untuk menggantikan posisi Irjen Sandi Nugroho sebagai Kadivhumas Polri. Perwira tinggi lulusan Akpol 1996 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat.

Posisi Johnny Isir di Papua Barat kemudian digantikan oleh Brigjen Alfren Papare yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah. Rotasi ini menimbulkan pergeseran lain di tubuh kepolisian. Untuk mengisi kekosongan di Polda Papua Tengah, Kapolri mempercayakan komando kepada Kombes Jermias Rontini.

Sementara itu, Irjen Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivhumas Polri mendapat promosi menjadi Kapolda Sumatera Selatan. Ia menggantikan Irjen Andi Rian yang kemudian menduduki posisi baru sebagai Wakalemdiklat Polri, menggantikan Irjen Achmad Kartiko.

Tak hanya perubahan di tingkat Kapolda, rotasi juga meluas ke posisi Wakapolda di beberapa wilayah. Berikut daftar perwira yang menduduki posisi baru tersebut:

  1. Kombes Muhajir ditunjuk sebagai Wakapolda Papua
  2. Kombes Gustav Robby Urbinas menjadi Wakapolda Papua Tengah
  3. Brigjen Hindarsono menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Barat
  4. Brigjen I Made Astawa ditetapkan sebagai Wakapolda Bali

Transformasi struktural di tubuh Polri ini menunjukkan dinamika organisasi yang terus bergerak untuk memastikan efektivitas pelayanan dan pengamanan di seluruh wilayah Indonesia. Setiap pergantian kepemimpinan membawa angin segar dan strategi baru dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Pergerakan perwira tinggi ini menjadi bukti komitmen institusi dalam memenuhi kebutuhan organisasi dan tantangan keamanan yang terus berkembang.

Di tengah dinamika perubahan ini, penting bagi kita untuk memahami bahwa rotasi jabatan adalah bagian dari strategi pengembangan organisasi. Perubahan kepemimpinan di berbagai daerah memberikan kesempatan bagi perwira untuk membawa inovasi dan pendekatan baru dalam menjaga kamtibmas. Masyarakat dapat berharap pada layanan kepolisian yang semakin responsif dan dekat dengan akar rumput melalui jaringan kepemimpinan yang segar dan dinamis.

Setiap pergeseran posisi membawa tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kinerja institusi. Kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman melalui regenerasi dan penempatan perwira terbaik di posisi strategis. Ini adalah wujud nyata komitmen menjaga keamanan nasional dengan sumber daya manusia yang unggul dan berdedikasi tinggi.

Mari kita sambut perubahan ini dengan optimisme. Setiap kepemimpinan baru membawa potensi untuk memperbaiki sistem, memperkuat sinergi antar institusi, dan meningkatkan kepercayaan publik. Sebagai warga negara yang baik, kita mendukung setiap upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan