Jalan Gatot Subroto Arah Kuningan Berlubang, Pengendara Motor Minta Segera Dilakukan Perbaikan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Sejumlah ruas jalan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, saat ini terpantau kondisinya rusak berlubang. Situasi ini telah memicu keluhan dari para pengendara yang melintas di kawasan tersebut setiap hari.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan pada Jumat, 23 Januari 2026, kerusakan jalan terlihat mulai dari area Simpang Pancoran. Lubang-lubang tersebut tersebar baik di sisi kiri maupun kanan ruas jalan. Titik kerusakan pertama terletak di sekitar Stasiun LRT Pancoran, di mana pengendara terlihat berusaha menghindari jalan berlubang agar tidak terjadi kecelakaan.

Kerusakan serupa juga ditemukan di lokasi berikutnya, tepatnya sebelum flyover Kuningan. Pada area ini, lubang berada di sisi kanan jalan, persis di dekat pembatas jalur khusus Transjakarta. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya jalan berlubang yang dibiarkan terbuka tanpa penutup, meskipun ada beberapa bagian yang sudah dipasang water barrier sebagai penanda.

Adinda (25), seorang pengendara sepeda motor yang kerap melintas di jalan tersebut, mengeluhkan kondisi ini dan meminta agar kerusakan segera diperbaiki. Menurutnya, lubang di jalan raya sangat membahayakan keselamatan pengendara.

“Harus cepat dibetulin itu bahaya. Kalau meleng, nabrak, bisa jatuh kalau bawa motor,” ujar Adinda. Dia menambahkan bahwa jika kerusakan tidak segera ditangani, lubang tersebut berpotensi menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas. “Takutnya kalau nggak cepat dibetulin, bisa ada korban kecelakaan. Amit-amit kalau sampai meninggal dunia,” pungkasnya.

Kerusakan infrastruktur jalan di kawasan strategis seperti Gatot Subroto menjadi perhatian serius mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari. Seringkali, lubang kecil yang diabaikan dapat menjadi penyebab kecelakaan fatal, terutama bagi pengendara sepeda motor yang rentan kehilangan keseimbangan. Penanganan cepat dan tepat oleh pihak terkait bukan hanya soal kenyamanan, melainkan nyawa pengguna jalan.

Masyarakat sekitar dan pengguna jalan rutin berharap ada respons cepat dari dinas terkait untuk meninjau lokasi dan segera melakukan penambalan. Selain itu, kesadaran pengendara untuk tetap waspada dan mengurangi kecepatan saat melintasi area yang rusak juga menjadi kunci penting dalam mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan