IHSG Turun di Bawah 9.000 Menjelang Akhir Pekan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi awal perdagangan Jumat menunjukkan pelemahan signifikan. IHSG membuka hari dengan tren negatif, merosot ke kisaran level 8.900 menjelang akhir pekan. Berdasarkan data RTI per 22 Januari 2026, pada pukul 09.35 WIB, indeks tercatat di posisi 8.918,30, mengalami penurunan sebesar 0,82% atau setara dengan 73,87 poin.

Sesi pembukaan pagi ini mencatatkan level tertinggi di 9.039,66 dan level terendah di 8.868,39, dengan pembukaan resmi berada di 9.031,49. Dari sisi likuiditas, volume perdagangan saham tercatat sebanyak 18,40 miliar unit saham, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 8,51 triliun. Frekuensi transaksi yang terjadi tercatat sebanyak 999.785 kali. Di pasar saham, sebanyak 138 saham berhasil menguat, sementara 449 saham mengalami pelemahan, dan 119 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga.

Di kawasan Asia, sentimen beragam ditunjukkan oleh indeks saham utama lainnya. Nikkei terpantau menguat 0,35%, diikuti oleh Hang Seng yang naik 0,46%. Sementara itu, Shanghai Composite Index juga menambah poin sebesar 0,28%.

Volatilitas pasar saham seringkali menjadi cerminan dari dinamika makroekonomi dan sentimen investor dalam jangka pendek. Penurunan indeks yang terjadi hari ini mengingatkan kita bahwa pasar modal selalu bergerak dinamis dan penuh ketidakpastian. Bagi investor, momen koreksi seringkali menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi portofolio dan mempertimbangkan strategi jangka panjang. Penting untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan emosional, melainkan tetap fokus pada fundamental perusahaan dan kondisi ekonomi global. Teruslah memantau pergerakan pasar dengan bijak, karena setiap fluktuasi menyimpan peluang bagi mereka yang sabar dan memiliki strategi yang matang.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan