Presiden Prabowo Subianto memamerkan pencapaian program makan bergizi gratis (MBG) ketika menjadi pembicara utama di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Dia menyatakan bahwa skala produksi program ini diproyeksikan akan mengungguli raksasa kuliner cepat saji, McDonald’s.
Dalam pidatonya pada Kamis, 22 Januari 2026, Prabowo mengungkapkan bahwa dalam tempo satu tahun, pemerintah telah berhasil mendirikan 21.102 dapur yang menjangkau seluruh penjuru nusantara. Hingga saat itu, total produksi makanan telah mencapai 59,8 juta porsi yang dibagikan kepada anak-anak, ibu hamil, dan lansia secara rutin setiap hari. “Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan, kami akan melampaui 68 juta makanan per hari yang diproduksi McDonald’s,” ujarnya yang disambut aplaus hadirin.
Target ambisius juga disebutkan untuk tahun ini, di mana pemerintah menargetkan produksi 82,9 juta makanan per hari. Program ini mencakup seluruh anak Indonesia dari usia kandungan hingga 18 tahun. Prabowo menambahkan, sementara McDonald’s membutuhkan lima dekade lebih sejak didirikan pada 1940 untuk mencapai angka 68 juta, Indonesia optimis menyentuh angka 82,9 juta bahkan sebelum akhir Desember 2026.
Tak hanya sektor kesehatan, Prabowo menekankan bahwa MBG menjadi motor penggerak ekonomi. Lebih dari 61.000 UMKM dan koperasi terlibat dalam rantai pasokan, menciptakan 600.000 lapangan kerja di dapur MBG. Pada puncaknya, program ini diproyeksikan menyerap 1,5 juta tenaga kerja langsung, ditambah satu juta mata pencaharian lainnya melalui vendor dan pemasok. Kebijakan sosial ini disebutnya sebagai strategi rasional untuk memperluas produktivitas nasional.
Selain nutrisi, pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi fokus. Sebanyak 70 juta warga Indonesia telah menerima layanan ini secara cuma-cuma. Prabowo menilai pendekatan ini jauh lebih efisien karena deteksi dini penyakit akan menghemat biaya pengobatan jangka panjang, yang diperkirakan menyelamatkan miliaran dolar AS bagi negara.
Analisis dan Data Tambahan
Program makan bergizi gratis yang diusung Prabowo Subianto ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan sebuah strategi besar dalam membangun ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Dengan melibatkan UMKM lokal sebagai tulang punggung pasokan, skema ini mengalirkan dana langsung ke ekonomi mikro, memutus rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan standar hidup. Ini adalah contoh nyata bagaimana intervensi pemerintah dapat menciptakan multiplier effect yang positif.
Dari sisi data, perbandingan dengan McDonald’s memberikan konteks yang sangat kuat tentang skala operasional yang sedang dibangun. Jika sebuah perusahaan multinasional butuh puluhan tahun untuk mencapai produksi massal, negara dengan dukungan penuh bisa melakukannya dalam hitungan bulan. Namun, tantangan terbesar terletak pada konsistensi kualitas dan distribusi yang merata. Infografis yang menggambarkan grafik pertumbuhan produksi MBG versus raksasa kuliner global akan sangat efektif untuk memvisualkan pencapaian ini.
Studi kasus menarik bisa dilihat dari bagaimana dapur-dapur MBG ini beroperasi. Di berbagai daerah, kolaborasi antara pemerintah daerah, koperasi, dan petani lokal menciptakan ekosistem baru. Petani mendapat jaminan pasar, UMKM mendapat omzet, dan masyarakat mendapat nutrisi. Ini adalah model circular economy di sektor pangan yang patut ditiru oleh negara berkembang lainnya.
Kesehatan gratis juga merupakan investasi berharga. Sistem preventif dengan skrining kesehatan massal terbukti menurunkan angka kematian dan biaya perawatan di rumah sakit. Ini membuktikan bahwa kebijakan yang berorientasi pada pencegahan jauh lebih hemat daripada mengobati.
Melihat antusiasme dan kecepatan eksekusi program ini, masa depan Indonesia tampak semakin cerah. Inovasi dalam tata kelola pangan dan kesehatan ini membuka jalan bagi generasi yang lebih sehat dan produktif. Setiap langkah yang diambil hari ini adalah fondasi kokoh untuk kemakmuran bangsa di masa depan. Mari kita dukung terus transformasi positif ini untuk Indonesia yang lebih berdaya saing.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.