Buruh Tani Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Singkong Bogor

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Seorang buruh tani berinisial T (45 tahun) ditemukan tewas dalam posisi tergantung di area perkebunan singkong yang terletak di Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Peristiwa naas ini pertama kali diketahui pada Rabu pagi, 21 Januari 2026, ketika seorang saksi hendak mengantarkan sarapan nasi uduk ke lokasi tempat korban biasa bekerja.

Saat tiba di saung tempat istirahat korban, saksi tidak melihat keberadaan T. Karena tidak menemukannya, saksi pun memutuskan kembali ke rumahnya. Namun, sekitar pukul 08.15 WIB, ketua RT setempat menghubungi saksi tersebut dan memberitahukan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan gantung diri di salah satu pohon di perkebunan singkong miliknya.

Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, setelah mendapatkan kabar tersebut, warga segera mengecek lokasi kejadian dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. “Setelah dilakukan cek TKP (tempat kejadian perkara), kemudian korban dibawa ke Puskesmas Rumpin untuk dilakukan pemeriksaan luar,” tutur Suyoko.

Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, dan keluarga menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.

Analisis dan Konteks Kesehatan Mental

Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan pekerja dengan tingkat stres tinggi. Menurut data WHO, lebih dari 700.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya. Faktor pemicu seringkali tidak terlihat secara kasat mata, seperti tekanan ekonomi, masalah keluarga, atau isolasi sosial.

Dalam konteks pertanian, seringkali terdapat tekanan musiman yang mempengaruhi pendapatan dan kestabilan emosi pekerja. Studi terbaru menunjukkan bahwa dukungan komunitas dan akses ke layanan konseling yang mudah dijangkau dapat menurunkan angka bunuh diri secara signifikan. Penting bagi lingkungan sekitar untuk tidak hanya melihat kondisi fisik, tetapi juga memperhatikan perubahan perilaku atau tanda-tanda depresi pada orang terdekat.

Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk segera menghubungi psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat. Bantuan selalu tersedia, dan hidup Anda sangat berharga. Berbagi beban dengan orang lain adalah langkah awal untuk menemukan harapan dan solusi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan