Peningkatan konsumsi makanan olahan ultra (UPF) di kalangan anak-anak dan remaja menjadi perhatian serius Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Di momentum Hari Gizi Nasional, organisasi ini menyoroti ancaman jangka panjang dari kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi pemanis serta kemasan. Risiko penyakit kronis di masa depan ditekankan sebagai dampak langsung dari pola konsumsi ini.
Ni Ketut Aryas Tami, seorang edukator gizi dari PERSAGI, menekankan urgensi membatasi asupan makanan UPF dan makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL). Menurutnya, makanan proses tinggi mengandung risiko penyakit karena kandungan gula, garam, dan lemaknya yang berlebih. Minuman berpemanis, khususnya, hanya menyediakan kalori dan energi kosong tanpa zat gizi esensial. Asupan ini mudah diserap tubuh dan cepat diubah menjadi lemak. Ni Ketut menyatakan bahwa konsumsi berlebihan GGL memicu berbagai penyakit tidak menular, di mana gula meningkatkan risiko diabetes, garam berkaitan dengan hipertensi, dan lemak berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kondisi ini dapat berujung pada sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan gangguan lemak darah yang meningkatkan signifikan risiko penyakit jantung dan stroke. Ni Ketut menyampaikan kekhawatirannya mengenai semakin banyaknya kasus yang muncul belakangan ini. Selain kandungan GGL yang tinggi, makanan UPF umumnya mengandung banyak bahan tambahan pangan dan diolah menggunakan suhu tinggi.
Pengolahan dengan suhu tinggi dan penggunaan aditif dapat mengubah lemak yang awalnya sehat menjadi lemak trans. Ni Ketut memperingatkan bahwa lemak trans merupakan salah satu pemicu penyakit serius, termasuk kanker. Oleh karena itu, pemahaman masyarakat mengenai makanan sehat perlu ditingkatkan untuk mengubah pola makan sejak dini. Penyakit akibat masalah gizi bukanlah penyakit yang muncul dalam waktu singkat, melainkan efek jangka panjang yang baru terasa saat usia dewasa.
Kebiasaan mengonsumsi makanan kemasan dan minuman manis sangat mendorong terjadinya obesitas pada anak. Angka obesitas yang terus meningkat membawa risiko penyakit jantung, ginjal, hingga kanker di kemudian hari. PERSAGI mendorong edukasi gizi sejak usia sekolah sebagai upaya pencegahan, salah satunya melalui pengembangan kebun gizi di sekolah. Mengenalkan anak-anak pada sumber makanan sehat sejak kecil diharapkan membuat mereka lebih paham dan mau mengonsumsi makanan segar serta alami.
Konsumsi makanan cepat saji dan kemasan saat ini telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, terutama di perkotaan. Kemudahan akses dan waktu penyajian membuat banyak orang tua memilihnya untuk memenuhi kebutuhan harian anak. Namun, ketergantungan ini perlu diwaspadai karena kandungan nutrisinya yang seringkali tidak seimbang. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa paparan bahan kimia dari kemasan plastik pada makanan panas bisa meningkatkan risiko gangguan hormonal. Studi kasus di beberapa sekolah dasar di Jakarta menemukan peningkatan kasus karies gigi dan kelebihan berat badan pada siswa yang rutin mengonsumsi jajanan tidak sehat. Edukasi melalui kebun sekolah terbukti efektif meningkatkan minat anak terhadap sayur dan buah, mengurangi ketergantungan pada camilan olahan.
Mengubah kebiasaan makan bukanlah tugas yang mudah, tetapi pilihan untuk hidup sehat adalah investasi terbesar bagi masa depan. Setiap langkah kecil, mulai dari memilih air putih hingga menambahkan sayur di piring, memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh. Jangan tunggu gejala datang untuk mulai peduli; tumbuhkan kesadaran sejak dini dan jadikan makanan sehat sebagai bagian dari gaya hidup.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.