Cara Menggabungkan Value Investing dengan Strategi Pasar Investor Multibagger

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Banyak pelaku pasar mengenal prinsip value investing, namun tidak semua mampu mengimplementasikannya secara efektif di bursa saham domestik yang kerap dipengaruhi oleh sentimen, dinamika likuiditas, serta kebiasaan unik investor ritel. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tidak hanya berdasar teori kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan realitas kondisi pasar Indonesia.

Kelas bertajuk “The Art of Multibagger Investing: Strategi Investasi untuk Hasil Maksimal” menghadirkan pendekatan pembelajaran saham yang memadukan filosofi value investing ala Warren Buffett bersama strategi khusus yang telah dioptimalkan untuk konteks pasar Indonesia.

Kelas ini dipandu langsung oleh Andry Hakim, seorang entrepreneur dan investor yang mencatatkan pertumbuhan portofolio fantastis lebih dari +20.000 persen dalam kurun tiga tahun terakhir, dengan jejak rekam jejak performa yang transparan sejak tahun 2020 hingga 2024.

Melalui program ini, peserta akan mempelajari teknik mengidentifikasi saham berfundamental kuat dengan valuasi menarik, sekaligus memahami dinamika momentum pasar yang sering menjadi kunci penentu pergerakan harga di Bursa Efek Indonesia.

Sesi daring kelas ini akan diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 6 Februari 2025, pukul 19.00–23.00 WIB, secara online melalui platform Zoom. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan sesi luring eksklusif pada 8 Februari 2025 dalam kelas bertajuk “Secrets of Indonesian Stock Market,” di mana peserta akan mendapatkan wawasan mendalam yang tidak dibagikan secara daring, termasuk analisis kesalahan investasi fatal dan pelajaran berharga untuk menghindarinya.

“The Art of Multibagger Investing” sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin membangun fondasi strategi investasi jangka panjang dengan pendekatan yang relevan dan aplikatif. Dengan memadukan value investing dan strategi pasar Indonesia, kelas ini menjadi jembatan bagi Anda untuk melangkah lebih percaya diri dalam meraih hasil investasi maksimal dan berkelanjutan. Segera daftarkan diri Anda melalui tautan detikevent untuk mengubah potensi investasi menjadi kenyataan.

Analisis pasar modal Indonesia menunjukkan bahwa volatilitas seringkali menjadi penghalang utama bagi investor ritel dalam menerapkan prinsip value investing murni. Penelitian terbaru oleh IDX mencatat bahwa transaksi ritel menyumbang lebih dari 50% volume perdagangan, yang cenderung mengikuti tren jangka pendek dibandingkan fundamental jangka panjang. Pendekatan Andry Hakim yang menggabungkan analisis fundamental dengan memahami psikologi pasar ini menjadi krusial. Sebagai contoh, studi kasus pada saham-saham sektor konsumen dan energi di tahun 2023 menunjukkan bahwa saham dengan PER (Price to Earnings Ratio) di bawah rata-rata industri namun memiliki pertumbuhan pendapatan konsisten, seringkali menghasilkan return berlipat (multibagger) ketika sentimen pasar kembali normal. Ini membuktikan bahwa kesabaran memegang saham undervalued tetap kunci, meskipun di pasar yang didominasi spekulasi jangka pendek.

Investasi bukan hanya soal membeli murah dan menjual mahal, melainkan tentang kesabaran, disiplin, dan pengetahuan yang mendalam tentang di mana Anda menanamkan modal. Pasar saham Indonesia menyimpan potensi besar bagi mereka yang mau belajar dan mengambil keputusan berdasarkan data, bukan sekadar ikut-ikutan tren sesaat. Dengan strategi yang tepat dan bimbingan yang tepat, setiap investor memiliki kesempatan yang sama untuk membangun kekayaan yang berkelanjutan. Mulailah perjalanan literasi finansial Anda hari ini, karena keputusan terbaik yang pernah Anda buat adalah keputusan untuk terus belajar dan bertumbuh bersama pasar.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan