Kecurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Jonggol, Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan serius dalam beberapa waktu terakhir. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, aparat kepolisian setempat berhasil mengungkap tiga kasus yang berbeda terkait penyelewengan bahan bakar yang seharusnya dinikmati masyarakat umum dengan harga terjangkau ini.
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi. Baik itu jenis Biosolar maupun Pertalite, keduanya menjadi sasaran operasi karena maraknya dugaan penyelewengan di pasaran. Penyelidikan ini dilakukan secara intensif sejak Oktober 2025 hingga pertengahan Januari 2026.
Kasus pertama terungkap pada bulan Oktober 2025 dan menyangkut penyalahgunaan solar bersubsidi. Polisi mengamankan satu unit mobil Ford Everest yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk menampung BBM dalam jumlah besar. Kendaraan tersebut awalnya memiliki tangki standar berkapasitas 85 liter, namun dimodifikasi menjadi menampung hingga 1.000 liter solar.
Selain kendaraan, polisi juga menyita 52 pelat nomor kendaraan yang diduga digunakan untuk menyamarkan identitas mobil tersebut. Tidak hanya itu, barang bukti lain yang disita berupa uang tunai, ponsel, 30 kode batang atau barcode, serta mesin pompa yang diduga kuat digunakan sebagai alat transaksi ilegal pengisian solar bersubsidi.
Kasus kedua yang berhasil diungkap berfokus pada penyalahgunaan BBM jenis Pertalite. Pelaku berinisial USW ditangkap bersama barang bukti satu unit mobil Kijang Innova yang digunakan untuk mengangkut BBM subsidi. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan empat jerigen berisi Pertalite dengan masing-masing kapasitas 30 liter, menjadikan total barang bukti sebanyak 120 liter Pertalite.
Sementara kasus ketiga terjadi pada 15 Januari 2026, melibatkan dua pelaku berinisial KR dan AR yang juga menyalahgunakan Pertalite. Petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Megapro beserta jerigen berisi Pertalite dengan total 300 liter. Jumlah ini menunjukkan modus operandi yang semakin nekat dalam menimbun dan mendistribusikan BBM subsidi secara ilegal.
Menyikapi maraknya kasus ini, Polsek Jonggol juga telah mengambil langkah preventif dengan mengeluarkan surat imbauan resmi. Surat ini ditujukan kepada para pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) maupun pedagang bensin eceran agar tidak memperjualbelikan BBM bersubsidi di luar ketentuan yang berlaku. Edukasi dan pengawasan terus digencarkan untuk meminimalisir kecurangan di lapangan.
Mengamati perkembangan kasus ini, terlihat bahwa modus operandi pelaku semakin canggih, mulai dari modifikasi tangki hingga penggunaan mesin pompa untuk mempercepat proses transaksi. Fenomena ini menunjukkan adanya celah sistemik dalam distribusi BBM subsidi yang perlu segera ditutup. Pemerintah perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi digital, seperti sistem pembelian BBM subsidi berbasis QR Code atau identitas tunggal, agar penyaluran lebih tepat sasaran dan sulit direkayasa.
Selain itu, diperlukan koordinasi yang lebih erat antara pihak kepolisian, BPH Migas, dan pihak SPBU untuk melakukan audit berkala terhadap volume penjualan harian. Jika ditemukan selisih volume yang signifikan antara stok masuk dan keluar, investigasi mendalam harus segera dilakukan. Transparansi data penjualan BBM perlu dijadikan acuan untuk memantau pergerakan BBM subsidi dari hulu hingga hilir.
Melalui berbagai kasus yang terungkap di Jonggol, masyarakat diajak untuk lebih bijak menggunakan haknya. BBM subsidi adalah hak bersama yang harus dijaga agar tidak dirampas oleh oknum yang hanya mementingkan keuntungan pribadi. Mari menjadi bagian dari solusi dengan melaporkan setiap kecurangan yang ditemukan demi keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.