Banjir di Pegangsaan Dua Jakarta Utara, Warga Terpaksa Gunakan Perahu untuk Akses Kampung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Banjir di kawasan RT6, RW3, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih menggenang hingga malam ini dengan ketinggian air mencapai 50-60 sentimeter. Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko, mengonfirmasi kondisi tersebut pada Minggu (18/1/2026), menekankan bahwa luapan air cukup signifikan hingga menutupi jalanan permukiman.

Sebanyak 40 warga terdampak terpaksa dievakuasi pada sore hari. Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan kerja sama antara pihak kelurahan, Koramil, serta tokoh masyarakat setempat. Warga yang terdampak kini mengungsi di Masjid Jami Albahriyah dan telah menerima bantuan sembako sebagai langkah awal pemenuhan kebutuhan dasar.

Akibat banjir yang merendam hingga setengah meter, akses jalan menuju perkampungan di RT 006/RW 03 terputus total. Kondisi ini memaksa warga untuk menggunakan perahu demi menjangkau area pengungsian maupun aktivitas keluar masuk kawasan tersebut.

Banjir di Ibu Kota memang kerap menjadi masalah klasik yang menghambat mobilitas warga. Situasi ini mengajarkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana musim hujan. Setiap individu perlu memperhatikan peringatan dini dari pemerintah setempat dan menyiapkan peralatan evakuasi mandiri, seperti rompi pelampung atau perahu karet mini, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir. Jangan pernah meremehkan ketinggian air, karena arus deras seringkali datang tanpa diduga sebelumnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengatasi genangan dengan pompa air dan normalisasi sungai, namun partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase juga menjadi kunci penting dalam meminimalisir dampak banjir. Kolaborasi antara warga dan aparat setempat dalam menyalurkan bantuan logistik menjadi contoh solidaritas sosial yang patut dipertahankan di tengah krisis.

Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Dengan persiapan yang matang dan saling bahu-membahu, kita dapat melewati musim hujan dengan lebih aman dan terhindar dari dampak terburuk bencana alam. Tetap waspada dan utamakan keselamatan keluarga.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan