Berikut adalah hasil parafrase dari artikel yang diberikan sesuai dengan semua peraturan yang telah ditetapkan.
Tiga penumpang yang berada di dalam pesawat ATR 42-500 yang menimpa Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, diketahui merupakan staf Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Daniel Johan, yang menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI dan Ketua DPP PKB, menegaskan permintaannya agar proses penyelidikan kecelakaan pesawat tersebut dilaksanakan secara terbuka. “Kami mendorong agar proses evakuasi, penanganan korban, serta investigasi penyebab kecelakaan dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan profesional, demi memastikan keselamatan ke depan serta memberikan kejelasan bagi keluarga korban,” ujar Daniel kepada awak media pada Senin, 19 Januari 2026.
Daniel turut menyampaikan rasa duka yang mendalam terkait musibah ini, yang turut merenggut nyawa seluruh awak maskapai. Ia mengungkapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para keluarga yang ditinggalkan. “Sebagai mitra kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan di Komisi IV DPR RI, kami tentu sangat berduka atas peristiwa ini. Para pegawai KKP adalah insan-insan yang selama ini mengabdikan diri untuk menjaga dan mengelola sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia,” jelas Daniel. Ia juga turut mendoakan agar arwah para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Pernyataan senada juga datang dari Abdul Kharis, Wakil Ketua Komisi VIII DPR. Abdul memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh ketiga pegawai tersebut. “Penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi para petugas yang ada di dalam pesawat tersebut,” ujar Abdul. Ia menyatakan rasa prihatinnya dan kembali menyampaikan duka cita yang mendalam. “Saya sampaikan prihatin dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga evakuasi bisa segera dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang,” tutur Abdul. Abdul memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai insiden ini sembari menunggu hasil resmi. “Kita menunggu hasil evakuasi dan investigasi atas musibah ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono juga angkat bicara terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini. Ia membenarkan bahwa terdapat tiga pegawai KKP dalam penerbangan tersebut. “Kehadiran kami saat ini adalah melakukan klarifikasi terkait adanya informasi yang beredar di masyarakat mengenai logo KKP, perlu disampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut,” kata Trenggono dalam konferensi pers pada Sabtu, 17 Januari malam. Trenggono menjelaskan bahwa ketiga pegawai tersebut sedang menjalankan tugas resmi dari Kementerian KKP, yaitu melakukan pengawasan sumber daya perikanan melalui jalur udara.
Identitas ketiga pegawai yang disebutkan adalah Ferry Irawan dengan pangkat Penata Muda Tingkat I yang menjabat sebagai Analis Kapal Pengawas, Deden Mulyana dengan pangkat yang sama sebagai Pengelola Barang Milik Negara, serta Yoga Naufal yang menjabat sebagai Operator Foto Udara. Di sisi lain, Direktur Operasional Indonesia Air Transport, Capt Edwin, memberikan keterangan terkait kondisi teknis pesawat. Ia mengungkapkan bahwa pesawat ATR 42-500 sempat mengalami masalah pada bagian engineering atau mesin sebelum kecelakaan terjadi. “Memang ada masalah di engineering kami,” kata Capt Edwin dalam konferensi pers di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Minggu, 18 Januari 2026. Ia menegaskan bahwa masalah teknis tersebut sebenarnya telah ditangani sebelum pesawat lepas landas. Masalah engineering itu terjadi pada Jumat, 16 Januari, atau sehari sebelum pesawat terbang dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu, 17 Januari. “Itu di hari Jumat (ada permasalahan engineering),” katanya.
Kejadian ini menyoroti pentingnya aspek keselamatan penerbangan dan transparansi dalam penanganan insiden, khususnya yang melibatkan aset dan personel pemerintah. Ketika keluarga korban menunggu kepastian, proses investigasi yang akuntabel menjadi kunci utama untuk memberikan keadilan dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Teknologi dan regulasi harus berjalan seiring, memastikan bahwa setiap penerbangan didukung oleh sistem pemeliharaan yang ketat dan kepatuhan prosedural yang tidak bisa ditawar. Kita belajar bahwa di balik setiap data statistik dan laporan teknis, terdapat nyawa manusia yang harus dihargai, dan dedikasi petugas di lapangan adalah fondasi dari pengelolaan sumber daya nasional yang kita nikmati bersama. Mari bersama-sama mendorong kesadaran yang lebih tinggi terhadap standar keselamatan, karena pencegahan adalah bentuk tanggung jawab terbesar kita terhadap masa depan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.