Seorang pemuda berusia 20 tahun dilaporkan hilang terseret arus ombak saat berwisata di Pantai Goa Langir Sawarna, yang berlokasi di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Korban yang diketahui bernama Salman Abdul Latif tersebut merupakan warga asal Cipinang Asem, Jakarta Timur. Pencarian saat ini tengah dilakukan oleh tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada pagi hari ketika korban bersama dua rekannya sedang berenang di sekitar pantai. Meskipun ketiganya terseret ombak, dua orang di antaranya berhasil menyelamatkan diri ke tepian, namun Salman Abdul Latif terbawa arus laut dan belum ditemukan hingga saat ini. Hingga larut malam, proses pencarian masih menemui kendala akibat tingginya gelombang ombak yang menghadang tim penyelamat.
Tim SAR yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri dari berbagai elemen, mulai dari Kantor SAR Banten, BPBD Lebak, Polri, TNI, hingga relawan dan masyarakat sekitar. Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat dan wisatawan lainnya meningkatkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di pantai, terutama mengingat kondisi arus laut yang belakangan ini cukup berbahaya. Jika malam ini belum membuahkan hasil, pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.
Fakta Risiko di Balik Wisata Bahari
Wisata pantai memang menawarkan keindahan alam yang memanjakan mata, namun di balik pesonanya tersimpan risiko yang tidak bisa disepelekan. Data meteorologi maritim seringkali menunjukkan perubahan cuaca yang sangat cepat di perairan selatan, membuat kondisi ombak bisa berubah drastis dalam hitungan menit. Penting bagi setiap pengunjung untuk memahami bahwa keindahan alam harus diimbangi dengan kewaspadaan tinggi, karena alam tidak pernah bisa diprediksi sepenuhnya.
Studi kasus sering menemukan bahwa banyak kecelakaan laut terjadi karena kurangnya pemahaman pengunjung tentang zona aman berenang. Banyak wisatawan tergiur dengan air yang jernih tanpa menyadari adanya arus balik (rip current) yang sangat kuat. Ketika seseorang terseret arus ini, insting yang salah adalah melawan arus dengan berenang kencang, padahal cara menyelamatkan diri adalah dengan mengikuti aliran arus ke samping sebelum berenang kembali ke pantai.
Selain faktor manusia, kondisi geografis pantai seperti Pantai Goa Langir juga memiliki karakteristik tersendiri. Pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia ini memiliki gelombang yang cenderung lebih besar dibandingkan pantai di utara. Oleh karena itu, keberadaan papan peringatan dan patroli dari pihak berwenang harus didukung sepenuhnya oleh kesadaran pengunjung untuk tidak memaksakan diri masuk ke laut saat tanda bahaya dipasang.
Berikut adalah beberapa langkah antisipasi yang sebaiknya dilakukan sebelum memasuki area pantai:
- Selalu cek kondisi cuaca dan gelombang melalui aplikasi resmi atau papan informasi di lokasi wisata.
- Hindari berenang sendirian, terutama di area yang sepi dan tidak dijaga oleh penjaga pantai.
- Kenali tanda-tanda arus berbahaya, seperti garis putih di permukaan air yang menuju ke laut lepas atau air yang berwarna lebih keruh.
- Jangan panik jika terseret arus, angkat tangan dan beri isyarat kepada orang di tepi, lalu berenanglah sejajar dengan pantai untuk lepas dari jeratan arus.
Kehilangan nyawa di tempat wisata adalah tragedi yang tidak diinginkan siapa pun, terutama ketika liburan seharusnya menjadi momen kebahagiaan. Kejadian yang menimpa Salman Abdul Latif menjadi pengingat keras bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pihak penyelamat. Kita tidak boleh lengah meskipun air laut terlihat tenang, karena di balik permukaan yang tenang, bahaya bisa mengintai kapan saja.
Jangan biarkan euforia liburan menutupi akal sehat; selalu utamakan nyawa di atas segalanya. Jika laut memanggil dengan gelombang tinggi, lebih baik menikmati keindahannya dari daratan daripada harus kehilangan yang paling berharga. Mari menjadi wisatawan yang cerdas dan berhati-hati, karena pulang dengan selamat adalah kenangan terbaik dari setiap perjalanan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.