Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke Situs Cibalay yang berada di Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Lawatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi peninggalan budaya di area tersebut serta melihat peluang pelindungan, penelitian, dan pengembangannya lebih lanjut.
Situs Cibalay diketahui sebagai peninggalan berbentuk punden berundak. Struktur situs ini mengarah utara-selatan menghadap ke Gunung Salak dan tersusun atas lima teras, dengan bagian paling tinggi terletak di sisi selatan. Berbagai artefak arkeologis ditemukan di kawasan ini, termasuk menhir yang menyebar di setiap teras dengan jumlah yang beragam pada tiap tingkatannya.
Selama peninjauan di area utama Situs Cibalay, Fadli menuturkan bahwa secara visual maupun struktural, lokasi ini menampilkan ciri khas sebagai peninggalan budaya yang sengaja dibangun oleh manusia. Kunjungan lapangan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026.
“Sungguh luar biasa dan terlihat adanya teras-teras yang rata, kemudian tonggak-tonggak batu yang kemungkinan merupakan bagian dari altar. Kalau dilihat sepintas, ini diperkirakan seperti konstruksi punden berundak dengan batu-batu yang disusun oleh manusia,” kata Fadli dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Fadli menambahkan bahwa kondisi tumpukan batu yang terlihat saat ini sangat mungkin telah mengalami pergeseran seiring berjalannya waktu. Faktor alam seperti pergerakan tanah, aliran air, serta perkembangan vegetasi turut mempengaruhi posisi dan struktur batu-batu di kawasan tersebut.
“Seiring zaman tentu terjadi pergeseran, baik karena kondisi tanah, air, maupun tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di sekitar situs. Karena itu, susunan batu yang kita lihat sekarang bisa saja sudah berubah dari bentuk aslinya. Ini perlu kajian lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya penelitian lebih mendalam terkait Situs Cibalay yang diperkirakan akan membuka temuan baru dalam menunjukkan potensi yang lebih luas dari yang selama ini dikenal masyarakat. Berdasarkan informasi awal dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jawa Barat, teridentifikasi sekitar 33 titik yang memiliki potensi peninggalan budaya di area ini.
Dalam kesempatan yang sama, Fadli juga meninjau Situs Arca Domas yang berada dalam satu kawasan dengan Situs Cibalay. Situs tersebut masih terjaga keasliannya dan belum banyak dilakukan ekskavasi.
“Arca Domas ini bisa kita lihat bahwa situsnya masih sangat asli, terawat, dan belum banyak dilakukan ekskavasi. Zona budaya yang selama ini ditetapkan masih sekitar enam hektar, tetapi setelah diteliti lebih lanjut, potensi kawasan situs ini bisa mencapai sekitar 62 hektar,” ungkapnya.
Dirinya melanjutkan bahwa kondisi tersebut membuka peluang besar untuk dilakukan penelitian lanjutan, terutama untuk memahami berbagai anomali yang ada di kawasan Arca Domas dan sekitarnya.
“Kita akan mendorong penelitian lebih lanjut untuk mengkaji anomali-anomali yang ada, sehingga kita bisa mengetahui jejak peradaban yang cukup panjang di kawasan ini. Perkiraan awal menunjukkan bahwa wilayah situs ini berasal dari sekitar 2.000 hingga 3.000 tahun yang lalu, meskipun masih memerlukan pengujian ilmiah untuk memastikan usianya,” jelasnya.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat pelestarian dan pengelolaan Situs Cibalay dan Arca Domas secara berkelanjutan, agar warisan budaya ini dapat terus dijaga dan dimanfaatkan bagi generasi kini dan mendatang.
“Kita tidak ingin situs ini hanya dijaga, tetapi juga dibina dan dikembangkan. Ke depan, kawasan ini berpotensi menjadi objek wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata religi, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa menghilangkan nilai dan keasliannya,” tutup Fadli.
Penelitian terbaru mengenai situs megalitikum di Jawa Barat menunjukkan adanya korelasi kuat antara susunan batu berundak dengan pola pemukiman kuno yang mengadaptasi topografi pegunungan. Analisis geospatial modern memperkirakan bahwa area seluas 62 hektar yang disebutkan bukan hanya tempat ritual, tetapi juga pusat pemukiman yang terintegrasi dengan saluran air alami. Beberapa studi kasus di lokasi serupa, seperti di kompleks Gunung Padang, menunjukkan bahwa teknologi penyusunan batu pada masa itu telah mencapai tingkat presisi tinggi tanpa menggunakan alat berat. Ini mengindikasikan peradaban prasejarah di Nusantara telah memiliki kemampuan rekayasa struktur yang sangat maju jauh sebelum pengaruh asing masuk.
Melihat besarnya potensi sejarah yang terkubur di balik bebatuan Situs Cibalay dan Arca Domas, sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus turut aktif menjaga kelestariannya. Setiap jejak peradaban masa lalu adalah cermin untuk memahami asal-usul kita. Dengan mendukung upaya pelestarian dan edukasi budaya, kita tidak hanya melindungi warisan fisik, tetapi juga menjaga narasi kebangsaan agar tetap hidup dan menginspirasi masa depan. Mari jadikan situs ini sebagai ruang belajar yang dinamis, tempat di mana sejarah berbicara dan kita mendengarkannya dengan penuh hormat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.