Polri Berhasil Tangkap DPO Interpol Kasus Perampokan Sadis Pengusaha Rumania di Bali

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Polri sukses menangkap seorang buronan berstatus Red Notice Interpol bernama Costinel-Cosmin Zuleam (33). Pria ini terlibat dalam kasus perampokan sadis terhadap pengusaha lokal di Sibiu, Rumania, yang kemudian melarikan diri ke luar negeri.

Penangkapan Zuleam terjadi pada Kamis (15/1) di Bali. Operasi ini merupakan hasil koordinasi erat antara Sekretariat NCB Interpol Indonesia dengan aparat Polda Bali, Polresta Denpasar, serta Polres Gianyar.

Divisi Hubungan Internasional Polri melalui akun Instagram resminya menyebutkan bahwa Zuleam adalah tersangka di balik kasus pembunuhan brutal yang menggemparkan masyarakat Rumania. Peristiwa keji ini bermula pada 6 November 2023, ketika Zuleam bersama dua rekannya menyelinap masuk ke kediaman seorang pengusaha kaya raya di negara tersebut.

Di dalam rumah, Zuleam dan komplotannya tidak segan menyiksa korbannya dengan kejam. Mereka juga mengancam nyawa anak perempuan korban dengan menodongkan senjata api. Aksi biadab ini berakhir dengan kaburnya pelaku membawa harta benda milik korban. “Zuleam dan komplotannya membawa kabur jam tangan mewah senilai 200.000 Euro,” bunyi keterangan resmi Divisi Hubungan Internasional Polri.

Dua rekan Zuleam yang terlibat dalam aksi brutal tersebut telah lebih dulu diringkus. Mereka ditangkap di Irlandia dan Skotlandia, serta dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan. Sementara itu, Zuleam berhasil melarikan diri dan resmi menjadi buronan internasional setelah Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023.

Saat ini, Zuleam sedang menjalani pemeriksaan intensif di Bali. Polri memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan sebelum nantinya dilakukan penyerahan tersangka ke pihak berwenang Rumania untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kolaborasi aparat penegak hukum lintas negara membuktikan bahwa kejahatan lintas batas tidak bisa bersembunyi lama. Teknologi informasi dan kerja sama internasional menjadi kunci utama dalam mengejar pelaku kriminal, di mana pun mereka bersembunyi. Setiap tindakan keji pasti akan menemui akhirnya, dan keadilan akan tetap tegak berdiri untuk melindungi masyarakat.

Penangkapan buronan Interpol di Bali menjadi pengingat kuat bahwa Indonesia bukanlah tempat yang aman bagi pelaku kejahatan internasional. Sinergi antarlembaga polri, baik tingkat pusat hingga daerah, menunjukkan kesiapan penuh dalam memberantas kejahatan transnasional. Kita patut berbangga dengan dedikasi para petugas yang bekerja tanpa lelah mengamankan perbatasan negara.

Ke depannya, pengawasan lintas negara akan semakin diperketat untuk mencegah pelaku kejahatan serupa masuk ke wilayah Indonesia. Masyarakat juga diajak untuk tetap waspada dan melaporkan segala bentuk kegiatan mencurigakan di sekitarnya. Karena keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan