Banjir yang terjadi di jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi tepatnya di KM 88+6/7 telah menyebabkan lumpuhnya operasional transportasi rel di area tersebut sejak pukul 03.20 WIB. Ketinggian muka air yang mencapai sekitar 10 cm di kedua jalur lintasan memaksa manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas perjalanan demi menjamin keselamatan penumpang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, memastikan bahwa penutupan jalur ini berdampak pada terganggunya perjalanan tujuh kereta api, khususnya yang melintasi rute Pekalongan-Jakarta dan sebaliknya. Hingga pukul 04.15 WIB, belum ada kepastian kapan jalur dapat dibuka kembali, menyusul genangan air yang masih menggenangi petak jalan tersebut.
Berikut adalah daftar tujuh kereta api yang tertahan dan tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat insiden ini:
- KA Jayabaya
- KA Harina
- KA Argo Anjasmoro
- KA Tawangjaya premium
- KA Plambangan
- KA Kertajaya
- KA Dharmawangsa
Selain kereta yang tertahan, empat perjalanan kereta api lainnya dialihkan melalui jalur memutar mulai pukul 05.30 WIB. Rute alternatif yang digunakan adalah melalui jalur selatan serta lintasan lain untuk menjaga kestabilan jadwal perjalanan. Berikut rincian perjalanan KA yang dialihkan:
- KA 30F (Anjasmoro) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solobalapan – Gundih – Gambringan
- KA 92 (Jayabaya) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solobalapan – Gundih – Gambringan
- KA 96 (Harina) memutar via Tegal – Prupuk – Kroya – Solobalapan – Gundih – Gambringan
- KA 197 (Kamandaka) memutar via Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solobalapan – Kroya – Cilacap.
Situasi cuaca ekstrem seringkali menjadi ujian tersendiri bagi konektivitas transportasi massal di Indonesia. Ketergantungan pada infrastruktur rel yang melintasi berbagai medan geografis menuntut kesiapsiagaan tinggi dalam mengantisipasi dampak bencana alam. Kondisi ini mengingatkan pentingnya sistem peringatan dini dan manajemen krisis yang solid untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat.
Setiap keterlambatan atau penundaan perjalanan akibat bencana alam menuntut koordinasi yang solid antara operator transportasi, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Mitigasi risiko bencana di sektor perkeretaapian harus terus diperbarui, mengingat perubahan iklim yang semakin tidak menentu. Penumpang yang terdampak diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI guna memperoleh kepastian jadwal perjalanan dan alternatif transportasi yang tersedia.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.