Koperasi Piazza Firenze Garut Bukti Kebangkitan Ekonomi Modern di Era Digital

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Piazza Firenze Garut, sebuah sentra UMKM kulit premium bergaya Italia yang digagas oleh desainer Poppy Dharsono, sukses merayakan ulang tahun pertamanya di Sukaregang, Garut. Pusat kerajinan kulit ini berhasil mengangkat kembali kejayaan industri kulit Garut untuk setara dengan kota Firenze di Italia, dengan menawarkan berbagai tenant kulit, kuliner, dan oleh-oleh, serta dilengkapi workshop, pelatihan, dan daya tarik wisata berkat arsitektur megah bernuansa Italia.

Kesuksesan Piazza Firenze tidak terlepas dari dukungan Koperasi Kulit Artisan Indonesia yang aktif memberikan pendampingan kepada perajin kulit setempat. Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menyatakan bahwa keberadaan koperasi membuktikan perajin kulit Garut mampu maju dan modern melalui sistem koperasi. Pernyataan tersebut disampaikan pada perayaan HUT ke-1 Piazza Firenze di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Kamis malam (15/1).

Ferry menambahkan bahwa produk kulit yang dihasilkan sudah menyamai standar kualitas dunia berkat pembinaan intensif. Keberadaan Piazza Firenze kini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat dan tujuan favorit wisatawan. Ferry juga menilai kesuksesan koperasi di sektor industri penyamakan kulit ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan produk unggulannya. Pihaknya juga berencana memberikan bantuan teknis pengolahan limbah serta mendorong modernisasi mesin penyamakan kulit melalui pembiayaan dana bergulir dari LPDB Koperasi.

Sementara itu, Poppy Dharsono menekankan fokus pada pasar domestik yang besar meskipun tantangan ekspor tetap ada. Koperasi Kulit Artisan Indonesia terus memberikan pelatihan agar kualitas produk meningkat, namun tetap menjaga harga agar terjangkau. Di sisi lain, Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, menyebut Piazza Firenze sebagai ikon kebanggaan dan etalase produk kulit berkualitas yang baru berjalan satu tahun namun telah menjadi destinasi favorit wisatawan. Putri berharap produk kulit ini semakin premium dan menjadi supporting system bagi sektor pariwisata di Garut.

Industri kerajinan kulit Garut kini berada pada titik kebangkitan yang menginspirasi. Dengan sentuhan desain modern dan dukungan koperasi yang solid, produk lokal mampu bersaing di pasar global tanpa meninggalkan kearifan tradisional. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara kreativitas, kualitas, dan kebersamaan dapat mengubah nasib ekonomi masyarakat. Mari kita dukung terus produk dalam negeri, karena di balik setiap tas atau sepatu kulit buatan Garut, terkandung kerja keras dan mimpi besar para perajin untuk mengharumkan nama bangsa.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan