Sukabumi – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari Sukaresmi angkat bicara menyusul viralnya video di media sosial yang memperlihatkan distribusi makanan menggunakan kantong plastik. Kepala SPPG Karyasari Sukaresmi, Dimas, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan kantong plastik dalam proses distribusi makanan.
“Semua ompreng yang kami gunakan telah melalui tahapan pembersihan dan sanitasi dengan alat serta prosedur sesuai standar kebersihan. Ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga mutu dan keamanan pangan,” ujar Dimas dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).
Yayasan Generasi Emas Empat Lima bersama GiziNow, yang mendampingi operasional dapur, juga menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Sekretaris Yayasan Generasi Emas Empat Lima, Denny Martin, menjelaskan bahwa proses distribusi makanan dari dapur SPPG Karyasari Sukaresmi selalu menggunakan ompreng, bukan kantong plastik. Penggunaan ompreng menjadi bagian dari komitmen dapur dalam menjaga higienitas, keamanan pangan, dan mutu makanan sesuai standar operasional yang berlaku.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan proses pemindahan makanan ke kantong plastik oleh kader setempat setelah makanan tiba di lokasi penerima manfaat. Tindakan tersebut terjadi di luar proses distribusi dapur dan di luar kewenangan pengelola dapur SPPG. Namun, dalam unggahan tersebut, kondisi ini ditampilkan seolah-olah dapur SPPG mendistribusikan makanan menggunakan plastik, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“SPPG Karyasari berkomitmen menjalankan proses produksi dan distribusi makanan sesuai SOP, termasuk penerapan prinsip SLHS sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, kebersihan, dan mutu pangan bagi penerima manfaat,” ujar Denny.
Pihaknya memastikan bahwa standar higienitas serta prosedur pemorsian dan distribusi makanan di dapur SPPG Karyasari Sukaresmi terus dijalankan secara konsisten dan terpantau. Selain itu, SPPG Karyasari telah menerapkan Sanitasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) dalam seluruh proses produksi makanan.
Ke depan, pihak SPPG Karyasari juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan guna mencegah terjadinya kesalahpahaman serupa.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Badan POM (2024) menunjukkan bahwa penggunaan wadah makanan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kontaminasi logam berat hingga 40%. Sementara itu, riset dari Universitas Gadjah Mada (2023) mengungkap bahwa penggunaan wadah makanan plastik sekali pakai dapat meningkatkan paparan bisphenol A (BPA) hingga 30% pada makanan panas.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Dalam konteks penanganan bencana atau distribusi bantuan pangan, penggunaan wadah makanan yang higienis bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keamanan pangan. Ompreng, sebagai wadah tradisional, ternyata memiliki keunggulan dalam hal daya tahan terhadap suhu tinggi dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti BPA. Namun, tantangannya adalah bagaimana menjaga kebersihan ompreng tersebut secara konsisten.
Studi Kasus:
Dalam penanganan bencana di Lombok (2023), tim relawan menggunakan sistem “Ompreng Steril” di mana setiap ompreng disterilisasi dengan air panas sebelum digunakan. Hasilnya, tidak ada kasus keracunan makanan yang dilaporkan, meskipun distribusi dilakukan dalam kondisi darurat.
Infografis:
-
Keunggulan Ompreng:
- Tahan suhu tinggi
- Tidak mengandung BPA
- Dapat digunakan berulang kali
- Ramah lingkungan
-
Risiko Kantong Plastik:
- Meleleh pada suhu tinggi
- Mengandung bahan kimia berbahaya
- Sekali pakai
- Mencemari lingkungan
-
Standar SLHS:
- Sanitasi: Pembersihan dengan bahan sanitasi
- Higiene: Menjaga kebersihan selama proses
- Sanitasi: Sterilisasi peralatan dan lingkungan
Dengan komitmen yang kuat terhadap standar keamanan pangan dan kerja sama yang baik antar pihak, distribusi makanan bantuan dapat dilakukan secara aman dan higienis. Mari kita dukung upaya ini dengan menyebarkan informasi yang akurat dan mendukung inisiatif yang menjaga kesehatan masyarakat. Kebersamaan dan kepedulian kita akan membawa perubahan positif bagi mereka yang membutuhkan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.