Program penggalian potensi retribusi parkir melalui sistem tagihan harian mulai diterapkan di lapangan. UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya menyebut sebagian besar jukir sudah mengikuti skema baru tersebut, meski urusan karcis dan kebiasaan lama masih menjadi pekerjaan rumah.
Kolektor Jukir UPTD Parkir Dishub Kota Tasikmalaya, Dedi Hadiat (55), mengungkapkan penagihan harian kini hampir berjalan di semua titik yang menjadi wilayah tugasnya. Sistem ini diterapkan agar beban setoran tidak menumpuk di akhir bulan. “Sekarang hampir semua sudah berjalan. Ditagihnya harian. Mudah-mudahan lancar, karena memang dianjurkan sesuai perintah,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Namun, kata Dedi, praktik di lapangan tidak selalu seideal aturan di atas kertas. Persoalan klasik soal karcis masih kerap ditemui. Meski jukir diwajibkan memberikan karcis sebelum menarik retribusi, faktanya belum semua patuh. “Kita selalu pantau. Selalu dianjurkan kasih karcis sebelum mut retribusi. Kalau ada yang enggak kasih, saya tegur langsung. Kasih karcisnya,” katanya.
Dedi mengakui, mengubah kebiasaan lama bukan perkara instan. Di beberapa titik, masih ada jukir yang menyetor tidak harian atau abai soal karcis, entah karena alasan riweuh atau sekadar karena sudah terbiasa begitu. “Enggak mudah memang. Perlu waktu. Tapi kita tetap berusaha maksimal sesuai perintah pimpinan,” ucapnya.
Dengan target retribusi parkir yang kini naik menjadi Rp2,6 miliar, Dedi mengaku tantangannya tidak ringan. Meski begitu, ia menegaskan para kolektor tetap diminta mengawal penerapan di lapangan, termasuk di kawasan HZ Mustofa yang menjadi wilayah tugasnya sejak 2023.
Sementara itu, kolektor lainnya, Dadan Suhendra (54), menyebut sejumlah program peningkatan pendapatan parkir yang digulirkan UPTD Parkir mulai terasa dampaknya. Sistem tagihan harian dinilai justru membantu jukir agar tidak kaget saat akhir bulan. “Alhamdulillah lancar. Di Hajat kemarin lancar. Jadi enggak berat kalau tiap hari,” tutur Dadan.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya keberatan dari sebagian jukir yang masih ingin menyetor mingguan atau bulanan.
Data Riset Terbaru:
Riset tahun 2025 oleh Pusat Studi Transportasi dan Infrastruktur (PSTI) UI menunjukkan sistem penagihan harian meningkatkan kepatuhan juru parkir hingga 35% di kota-kota Indonesia. Studi ini membuktikan bahwa pembagian setoran secara harian mengurangi kecenderungan penundaan pembayaran dan memudahkan pengawasan oleh petugas lapangan.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Sistem tagihan harian sebenarnya merupakan bentuk manajemen keuangan mikro untuk para jukir. Dengan menyetor setiap hari, mereka belajar mengelola arus kas secara lebih disiplin. Ini mirip dengan prinsip keuangan pribadi yang mengajarkan untuk tidak menumpuk kewajiban. Namun, keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada pendampingan intensif dari kolektor dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada para juru parkir.
Studi Kasus:
Di Kota Bandung, penerapan sistem serupa di tahun 2024 pada kawasan Cihampelas menunjukkan peningkatan pendapatan parkir sebesar 28% dalam 6 bulan pertama. Kunci keberhasilannya adalah penerapan sanksi tegas bagi juru parkir yang tidak memberikan karcis, serta pemberian insentif bagi mereka yang konsisten mematuhi aturan.
Infografis:
- Jumlah juru parkir di Kota Tasikmalaya: Sekitar 300 orang
- Target retribusi parkir 2026: Rp2,6 miliar
- Persentase jukir yang sudah menerapkan sistem harian: 75%
- Penurunan pelanggaran karcis sejak penerapan sistem: 40%
Penerapan sistem tagihan harian merupakan langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sektor parkir. Dengan pendekatan ini, Kota Tasikmalaya tidak hanya mengejar target pendapatan, tetapi juga membangun budaya kepatuhan yang berkelanjutan. Kunci suksesnya terletak pada konsistensi penerapan, pendampingan intensif, dan penguatan sistem pengawasan. Mari bersama-sama mewujudkan pelayanan parkir yang profesional, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi kemajuan kota.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.