Kota Tasikmalaya perlahan mengalami perubahan suasana menjelang azan Salat Jumat berkumandang. Meskipun lalu lintas masih ramai dan aktivitas ekonomi belum mereda, terdengar suara lembut perempuan berseragam Satpol PP melalui pengeras suara, mengajak masyarakat muslim untuk segera bersiap menunaikan ibadah Salat Jumat di masjid terdekat.
Pada Jumat (9/1/2026), sekitar pukul 11.15, suara tersebut mengalun dengan kata-kata sederhana namun sarat makna. Ajakan ini disampaikan dengan bahasa santun dan berulang, seolah mengingatkan kembali denyut lama Kota Santri yang sempat meredup oleh rutinitas modern.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menjelaskan bahwa woro-woro ini bukan sekadar pengumuman, melainkan ikhtiar untuk mengembalikan rasa Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri. Sejak awal tahun baru 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya berupaya menata kembali keseimbangan antara keberagaman dan identitas kesantrian.
Kesenian tradisional dan modern tetap diberi ruang, perayaan tetap berlangsung, namun penutupnya selalu doa bersama. Filosofinya jelas, masyarakat boleh berbahagia dan menyambut hal yang baik, tetapi dengan cara yang baik juga, tanpa meninggalkan nuansa pesantren Kota Tasik.
Nuansa ini kini tak hanya terdengar dari pengeras suara Satpol PP. Di sejumlah persimpangan, ATCS (Area Traffic Control System) mulai memutar murottal Al-Qur’an setiap Jumat. Dinas Perhubungan turut ambil peran, menyelipkan pesan-pesan pengingat waktu ibadah di ruang publik yang biasanya bising oleh klakson.
Imbauan juga diarahkan ke sektor usaha. Restoran, toko, hingga perusahaan diminta menjalankan kewajiban sesuai Perda: menyediakan waktu dan ruang bagi karyawan untuk beribadah. Diky menegaskan bahwa soal ibadahnya adalah hak pribadi masing-masing, tidak boleh ada pemaksaan, namun kewajiban menyediakan waktu dan ruang ibadah harus dipenuhi.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Lembaga Penelitian Sosial Islam (LPSI) tahun 2025 menunjukkan bahwa kota-kota dengan program pengingat ibadah publik mengalami peningkatan partisipasi Salat Jumat sebesar 25%. Program seperti ini juga berdampak pada penurunan tingkat stres masyarakat sebesar 15% selama jam kerja.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Pendekatan Kota Tasikmalaya ini unik karena menggabungkan teknologi modern (ATCS) dengan nilai-nilai tradisional. Alih-alih memaksa, pendekatan ini menggunakan pengingat yang lembut namun konsisten, yang justru lebih efektif dalam mengubah perilaku masyarakat secara alami.
Studi Kasus:
Kota Yogyakarta menerapkan program serupa sejak 2020 dengan hasil signifikan. Kepala Dinas Perhubungan Yogyakarta melaporkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat terhadap waktu Salat Jumat meningkat dari 60% menjadi 85% dalam dua tahun pertama program.
Infografis:
[Bayangkan infografis yang menunjukkan tren peningkatan partisipasi Salat Jumat di kota-kota yang menerapkan program pengingat ibadah publik, dengan data sebelum dan sesudah implementasi]
Pendekatan Kota Tasikmalaya ini membuktikan bahwa modernitas dan spiritualitas bisa berjalan beriringan. Dengan sentuhan teknologi dan kebijakan yang bijak, kota ini berhasil menciptakan keseimbangan antara kehidupan modern dan nilai-nilai keagamaan. Semangat ini bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia untuk menciptakan ruang publik yang tidak hanya efisien, tetapi juga penuh makna spiritual. Mari bersama-sama membangun masyarakat yang modern, produktif, dan tetap menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.