Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Tanjung Priok Berjalan Normal Meski Terjadi Penumpukan Truk

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kemacetan panjang pernah melanda pintu keluar Tol Semper, Jakarta Utara, akibat penumpukan truk. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Tanjung Priok menegaskan bahwa operasional Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan normal dan terkendali meskipun terjadi kepadatan kendaraan.

Yandri Trisaputra, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, menjelaskan bahwa hasil pemantauan tidak menunjukkan adanya antrean yang signifikan di pintu masuk maupun keluar pelabuhan. Seluruh sistem gate terminal juga beroperasi secara normal.

“Kondisi lalu lintas di dalam kawasan Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman dan terkendali. Aktivitas bongkar muat, pergerakan peti kemas, serta layanan terminal berjalan tanpa gangguan,” ujar Yandri dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Diketahui, kemacetan sempat terjadi pada tanggal 8 Januari malam di luar wilayah operasional pelabuhan, khususnya di jalan umum menuju kawasan pergudangan dan depo di Cilincing, Marunda, dan Cakung Cilincing. Hal ini terjadi seiring meningkatnya pergerakan truk trailer pada jam-jam tertentu.

Mengenai kesiapan lapangan penumpukan, Pelindo memastikan yard occupancy ratio (YOR) masih dalam batas aman. Berdasarkan data per 9 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, mayoritas terminal mencatat YOR di bawah standar 65 persen.

“Sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran lalu lintas dan mengurangi potensi kepadatan di jalan umum, Pelindo bersama instansi terkait menyiapkan pengaturan lalu lintas dan skema dukungan operasional, termasuk fasilitasi akses kendaraan angkutan barang melalui jalur tol secara situasional dan terbatas, sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan hasil koordinasi,” tambahnya.

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok juga mengambil langkah mitigasi di lapangan bersinergi dengan Dinas Perhubungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan mobil derek untuk kendaraan yang mengalami gangguan teknis di sekitar Kawasan Pelabuhan, guna mencegah penumpukan lalu lintas di jalan umum.

Pelindo terus berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Jakarta Utara dan Resor Pelabuhan Tanjung Priok, KSOP, Dinas Perhubungan, serta para petugas untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas serta meminimalkan dampak kemacetan di kawasan sekitar Pelabuhan.

Data Riset Terbaru:
Berdasarkan laporan dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), volume pengiriman barang melalui pelabuhan Tanjung Priok meningkat sebesar 5% pada bulan Januari 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh lonjakan permintaan barang konsumsi menjelang musim liburan. Namun, meskipun volume meningkat, efisiensi operasional pelabuhan tetap terjaga berkat pengelolaan yang baik oleh pihak Pelindo.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Kemacetan yang terjadi di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok bukanlah disebabkan oleh ketidakmampuan pelabuhan dalam menangani volume barang, melainkan lebih pada manajemen lalu lintas di jalan umum yang menuju pelabuhan. Dengan adanya koordinasi yang baik antara Pelindo dan instansi terkait, diharapkan kemacetan seperti ini dapat diminimalisir di masa depan.

Studi Kasus:
Pada tahun 2025, Pelabuhan Tanjung Priok pernah mengalami kemacetan serupa yang lebih parah. Namun, dengan penerapan sistem manajemen lalu lintas yang lebih canggih dan peningkatan kapasitas jalan, kondisi lalu lintas di sekitar pelabuhan menjadi lebih terkendali. Studi kasus ini menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang baik antar instansi, kemacetan di sekitar pelabuhan dapat diatasi.

Operasional Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan normal meskipun terjadi kemacetan di sekitar wilayahnya. Dengan koordinasi yang baik antara Pelindo dan instansi terkait, diharapkan kelancaran arus lalu lintas dapat terus terjaga. Mari kita dukung upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kelancaran operasional pelabuhan, yang merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan