Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Sumsel

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, telah membuat Sungai Muara Bala meluap dan merendam sejumlah kecamatan dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 2 meter. Meskipun kondisi sudah mulai membaik di beberapa wilayah, permukiman di area cekungan masih tergenang air setinggi lebih dari 1 meter.

Merespons situasi ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim lapangan untuk mendirikan dapur umum serta menyalurkan bantuan logistik bagi para korban. Ia menegaskan bahwa tim terus bekerja agar kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Bantuan yang dikirim oleh Kemensos terdiri dari 2.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket makanan anak, 500 paket family kit, 300 paket kidsware, 400 lembar selimut, 800 lembar kasur, dan 400 lembar tenda gulung. Semua bantuan tersebut dikirim melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan dan langsung didistribusikan kepada warga terdampak.

Sebanyak 489 kepala keluarga tercatat sebagai korban banjir di empat kecamatan, yaitu Belitang III, Belitang, Belitang Mulya, dan Semendawai Suku III. Pemerintah terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah guna memastikan keselamatan masyarakat serta percepatan penanganan dampak bencana.

Data Riset Terbaru: Studi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Sosial (2025) menunjukkan bahwa keterlibatan cepat pemerintah dalam penyediaan dapur umum dan logistik dapat mengurangi risiko penyakit pasca-bencana hingga 40%. Selain itu, distribusi bantuan yang terkoordinasi melalui gudang daerah meningkatkan efisiensi penyaluran hingga 60% dibandingkan pendistribusian langsung dari pusat.

Studi Kasus: Pada banjir serupa di Kabupaten OKU Timur tahun 2023, penerapan sistem dapur umum berbasis komunitas berhasil memenuhi kebutuhan pangan 90% korban dalam waktu 48 jam. Pendekatan ini melibatkan ibu-ibu PKK setempat yang dilatih oleh petugas Kemensos dalam pengelolaan dapur darurat, sehingga bantuan tidak hanya cepat sampai tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan budaya lokal.

Infografis: Dapur Umum Darurat Kemensos 2026

  • Sasaran: 2.000 porsi makanan siap saji per hari
  • Waktu Operasional: 06.00 – 22.00 WIB
  • Tenaga Operasional: 30 personel gabungan Kemensos-TNI-Polri
  • Menu Utama: Nasi bungkus lauk protein, buah, dan air mineral
  • Lokasi: Desa Suka Maju, Kecamatan Belitang III

Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. Keterlibatan aktif warga dalam proses pemulihan bukan hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga membangun ketahanan komunitas di masa depan. Mari terus dukung semangat gotong royong dan siap siaga dalam menghadapi berbagai tantangan alam. Solidaritas dan tindakan cepat adalah fondasi utama dalam membangun Indonesia yang lebih tangguh.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan