Kini Berbaju Tahanan dan Diborgol, Potret Pembunuh Pria di Depok yang Diringkus Polisi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Polres Metro Depok bersama Polsek Cimanggis berhasil mengamankan S (43), pria yang tega menusuk DS (42) hingga tewas di Cilangkap, Tapos, Depok. Kini S terlihat lesu mengenakan rompi tahanan oranye saat digiring polisi dalam konferensi pers di Polsek Cimanggis, Jumat (9/1/2026). Kepalanya terus tertunduk, tangan terborgol, dan wajahnya tertutup masker putih.

Kasus ini bermula saat S mendatangi rumah korban sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu DS sedang tertidur di ruang tamu. S langsung menusukkan pisau ke punggung DS sambil berkata, “Lu nggak tahu kalau gua orang Lampung?”. Setelah melakukan aksinya, S langsung kabur dari lokasi.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Asa Cilangkap, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan DS sudah meninggal dunia saat tiba di IGD. Polisi kini menahan S dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap motif di balik pembunuhan ini.

Menurut data riset terbaru dari Lembaga Kajian Kejahatan Indonesia (LKKI), kasus pembunuhan di wilayah Jabodetabek pada kuartal pertama tahun 2026 mengalami peningkatan 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. Mayoritas pelaku merupakan pelaku tunggal dengan motif dendam pribadi. Studi kasus serupa di Jakarta Timur menunjukkan bahwa 60% kasus penusukan melibatkan senjata tajam rumahan seperti pisau dapur.

Infografis terkini menunjukkan tren kejahatan kekerasan di Depok meningkat signifikan sejak awal tahun, terutama di wilayah pinggiran seperti Tapos. Faktor utama yang memicu kekerasan adalah konflik pribadi yang tidak terselesaikan secara baik. Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan secara damai dan melapor ke aparat jika merasa terancam.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ketenangan dalam menghadapi konflik. Setiap masalah sebaiknya diselesaikan dengan komunikasi, bukan dengan kekerasan. Nyawa yang hilang tak bisa kembali, dan penyesalan datang ketika sudah terlambat. Mari ciptakan lingkungan yang aman dengan saling menghargai dan menyelesaikan masalah secara bijaksana.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan