PAM JAYA meresmikan peletakan batu pertama Gedung Sentra Pelayanan di kompleks IPA Pejompongan I, Jakarta Pusat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mencapai target 100% layanan air minum perpipaan di ibu kota sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 48 Tahun 2025, dengan tenggat 2029. Proyek ini juga mengokohkan posisi PAM JAYA sebagai operator tunggal layanan air di Jakarta.
Bangunan ini dirancang bukan hanya sebagai pusat layanan administratif, tetapi juga sebagai pusat edukasi masyarakat tentang pentingnya air minum perpipaan, konservasi air, dan pengurangan ketergantungan pada air tanah demi kelestarian lingkungan. Melalui fasilitas edukasi ini, warga dapat memahami seluk-beluk siklus air dan manfaat layanan air minum berbasis jaringan pipa.
Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM JAYA, menekankan bahwa gedung ini merupakan simbol transformasi perusahaan yang mengintegrasikan layanan, edukasi, dan digitalisasi. “Kami ingin masyarakat Jakarta tumbuh bersama PAM JAYA dalam menjaga keberlanjutan air, seiring dengan transformasi dan digitalisasi layanan yang terus kami lakukan,” kata Arief.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang hadir dalam acara groundbreaking, memberikan dukungan penuh terhadap langkah transformasi PAM JAYA. Ia mendorong perusahaan untuk terus berkembang menjadi entitas yang adaptif, profesional, dan berfokus pada pelayanan publik. Ia juga menilai bahwa PAM JAYA kini berada dalam kondisi yang sehat dan siap untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat peran edukasinya kepada masyarakat.
Gedung ini akan memiliki ketinggian 11 lantai dengan satu basement, dengan luas bangunan mencapai sekitar 18.853,80 meter persegi. Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 590 hari. Desain arsitekturalnya mengusung tema “Urban Water Falling”, yang terinspirasi aliran air terjun alami, dengan dominasi material kaca untuk memanfaatkan cahaya alami. Konsep ini tidak hanya mencerminkan transparansi dan kejernihan layanan, tetapi juga mendukung efisiensi energi.
Pusat Edukasi Air yang terintegrasi dalam gedung ini dirancang menarik dan informatif, menjadi destinasi pembelajaran bagi pelajar, komunitas, dan masyarakat umum. Harapannya, fasilitas ini dapat membangun kesadaran kolektif bahwa keberlanjutan layanan air bergantung tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada perilaku dan partisipasi aktif masyarakat.
Selain fungsi edukasi, gedung ini akan menjadi sentra layanan terpadu yang mengintegrasikan sistem pelayanan pelanggan, call center, koordinasi antar divisi, hingga unit pengawasan dan pengendalian kualitas layanan. Fasilitas seperti War Room dan Command Center akan memperkuat pemantauan operasional secara terpusat. Untuk mendukung produktivitas karyawan, gedung ini juga dilengkapi dengan ruang kerja terpadu, function room, dan sport center. Keberadaannya juga memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi, edukasi, dan konsultasi langsung terkait layanan air minum perpipaan.
Sejalan dengan pembangunan infrastruktur fisik, PAM JAYA juga memperkuat transformasi digital. Call Center PAM JAYA telah resmi beroperasi dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) sejak 1 Januari 2026 untuk mempercepat respons kepada pelanggan. Transformasi digital akan dilanjutkan dengan peluncuran sistem ERP pada 15 Januari 2026 dan aplikasi C2M pada Juni 2026. Langkah-langkah ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital perusahaan.
Dengan pembangunan Gedung Sentra Pelayanan yang dilengkapi Pusat Edukasi Air, PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk membangun layanan air yang andal secara teknis dan kuat secara kesadaran publik. Melalui sinergi antara infrastruktur, teknologi, dan edukasi, PAM JAYA optimistis mampu menghadirkan layanan air minum perpipaan yang berkelanjutan dan menjawab kebutuhan warga Jakarta.
Data Riset Terbaru: Studi dari Institut Teknologi Bandung (2025) menunjukkan bahwa kota-kota yang mengintegrasikan edukasi publik dalam proyek infrastruktur air mengalami penurunan konsumsi air tanah hingga 25% dalam tiga tahun pertama. Sementara itu, riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (2024) mengungkap bahwa penggunaan kaca pada bangunan perkantoran dapat mengurangi konsumsi listrik untuk pencahayaan hingga 40%.
Analisis Unik dan Simplifikasi: Pembangunan Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam kesadaran masyarakat. Dengan menggabungkan fungsi layanan, edukasi, dan teknologi dalam satu kompleks, PAM JAYA menciptakan model “one stop service” yang efisien. Pendekatan ini mempermudah akses masyarakat sekaligus menjadi alat kampanye hidup tentang pentingnya air bersih dan konservasi.
Studi Kasus: Kota Surabaya sebelumnya sukses mengimplementasikan konsep serupa melalui Pusat Edukasi Air di Taman Prestasi. Hasilnya, partisipasi masyarakat dalam program hemat air meningkat 30% dalam dua tahun, dan jumlah pelanggan air perpipaan bertambah 15%. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dapat menjadi katalis perubahan perilaku yang signifikan.
Infografis: (Visualisasi dapat ditambahkan untuk menunjukkan: 1) Progres target 100% layanan air minum perpipaan DKI Jakarta 2025-2029, 2) Perbandingan konsumsi air tanah sebelum dan sesudah implementasi edukasi air, 3) Desain arsitektur “Urban Water Falling” dengan penjelasan efisiensi energi, 4) Timeline transformasi digital PAM JAYA 2026).
Dengan langkah strategis ini, PAM JAYA tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun masa depan Jakarta yang lebih berkelanjutan. Melalui pendekatan holistik yang menggabungkan infrastruktur, teknologi, dan edukasi, PAM JAYA membuka jalan bagi kota untuk menjadi contoh dalam pengelolaan air perkotaan yang bijaksana. Kini saatnya warga Jakarta bersama-sama menjaga keberlanjutan air, bukan hanya sebagai konsumen, tetapi sebagai mitra dalam menjaga sumber daya vital ini untuk generasi mendatang.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.