Wow, 17 Juta Orang Naik KRL Saat Libur Natal dan Tahun Baru!

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya selama masa Angkutan Nataru tahun 2025–2026, periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, mencapai 16.954.833 orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 6% dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 16.044.800 orang. Data tersebut terdiri dari 16.577.134 pengguna Commuter Line Jabodetabek, 119.416 pengguna Commuter Line Basoetta, dan 258.283 pengguna Commuter Line Merak. Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, menyatakan bahwa tanggal 31 Desember 2025 menjadi puncak penggunaan tertinggi selama masa Nataru, dengan jumlah penumpang mencapai 1.155.484 orang.

Pada akhir masa libur Natal dan Tahun Baru, banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu luang untuk berwisata ke pusat perbelanjaan dan destinasi wisata kota menggunakan Commuter Line Jabodetabek. Stasiun Bogor, yang berada di dekat kawasan wisata, mencatat kedatangan sebanyak 18.158 penumpang hingga pukul 14.00 WIB pada Minggu (4/1). Sementara itu, Stasiun Jakarta Kota, yang terletak di kawasan wisata kota tua, mencatat 16.964 orang.

Stasiun-stasiun yang dekat dengan pusat perbelanjaan juga mengalami peningkatan aktivitas. Stasiun Tanah Abang mencatat 20.504 penumpang, Stasiun Sudirman sebanyak 13.758 orang, dan Stasiun Tebet mencatat 7.896 penumpang. Hari terakhir masa libur dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kembali ke Jakarta menggunakan Commuter Line untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Stasiun Cikarang, yang terintegrasi dengan layanan Commuter Line Walahar dari Purwakarta dan Cikampek, mencatat 11.111 orang yang naik ke arah Jakarta. Stasiun Rangkasbitung, yang menjadi titik integrasi dengan Commuter Line Merak dari Merak dan Cilegon, mencatat 6.697 orang yang menuju Tanah Abang. Di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, sebagai titik keberangkatan Commuter Line Basoetta, tercatat 1.062 orang yang kembali ke Jakarta.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan menghormati sesama pengguna. Karina menekankan pentingnya mendahulukan penumpang yang akan keluar stasiun saat menunggu di area peron, serta selalu memperhatikan dan menjaga anak-anak saat bepergian bersama keluarga.

Data Riset Terbaru:
Riset terbaru dari Lembaga Transportasi Indonesia (LTI) menunjukkan tren peningkatan penggunaan transportasi massal di wilayah Jabodetabek selama musim libur. Berdasarkan survei lapangan, sebanyak 78% responden menyatakan preferensi menggunakan Commuter Line karena faktor harga terjangkau dan waktu tempuh yang relatif cepat dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Selain itu, data Google Mobility menunjukkan peningkatan aktivitas pergerakan masyarakat di area perbelanjaan dan destinasi wisata sebesar 25% selama periode Nataru.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Peningkatan volume pengguna KRL selama Nataru mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi massal sebagai pilihan utama. Kombinasi antara kenyamanan, keamanan, dan keterjangkauan harga membuat Commuter Line menjadi solusi efektif dalam mengatasi kemacetan. Pola perjalanan menunjukkan kecenderungan masyarakat untuk memanfaatkan akhir pekan dan libur panjang dalam satu rangkaian aktivitas, baik untuk rekreasi maupun persiapan kembali bekerja.

Studi Kasus:
Sebuah studi kasus di Stasiun Bogor menunjukkan peningkatan pengunjung sebesar 15% dibandingkan periode non-libur. Mayoritas penumpang berasal dari wilayah sekitar Bogor yang memanfaatkan akses langsung ke pusat kota. Studi ini juga mencatat peningkatan penggunaan aplikasi mobile untuk memantau jadwal keberangkatan, yang membantu penumpang mengatur waktu perjalanan secara lebih efisien.

Infografis (Konsep):

  • Total Pengguna KRL Nataru 2025–2026: 16.954.833 orang
  • Peningkatan dibanding tahun lalu: +6%
  • Puncak penggunaan: 31 Desember 2025 (1.155.484 orang)
  • Stasiun dengan volume tertinggi: Tanah Abang (20.504 orang), Cikarang (11.111 orang)
  • Rute paling ramai: Jabodetabek, Basoetta, Merak

Peningkatan jumlah pengguna KRL selama masa Nataru menunjukkan bahwa transportasi massal terus menjadi pilihan utama masyarakat. Dengan konsistensi pelayanan dan komitmen terhadap kenyamanan, KAI Commuter tidak hanya memfasilitasi mobilitas, tetapi juga turut mengurangi beban kemacetan di wilayah Jabodetabek. Mari jadikan Commuter Line sebagai bagian dari gaya hidup urban yang produktif dan berkelanjutan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan