Arus Balik ke Jakarta Landai Malam Ini, Contraflow Batal Diberlakukan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menyatakan bahwa puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada malam ini berjalan terkendali. Ia mengungkapkan bahwa lalu lintas kendaraan di jalan tol yang menuju Jakarta sudah mulai mengalami kepadatan yang berkurang.

“Aliran masyarakat dari Trans Jawa ke Jakarta saat ini berjalan lancar dan mulai mereda, termasuk di titik pertemuan kilometer 66. Hanya saja pada 28 Desember lalu masih terjadi kepadatan, sehingga kami menerapkan contraflow,” ujarnya kepada wartawan di Jasa Marga Tollroad Command Center, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/1/2026).

Jasa Marga memastikan tidak ada kebijakan contraflow yang diterapkan hingga tengah malam ini. Rivan berharap situasi yang lancar ini dapat dipertahankan hingga penutupan Operasi Lilin pagi esok hari.

“Diperkirakan pada malam ini tidak diperlukan penerapan contraflow, dan kami berharap hingga besok pagi serta penutupan operasi Natal, masyarakat bisa sampai dengan kondisi lalu lintas yang lancar sesuai proyeksi yang telah kami susun,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa pada Operasi Lilin ini, puncak pergerakan terjadi pada 20 Desember dengan sekitar 189.000 kendaraan. Sementara, puncak arus keluar Jakarta tercatat pada 24 Desember dengan jumlah 201.000 kendaraan.

“Prediksi untuk arus masuk pada hari ini menunjukkan sekitar 2,8 juta kendaraan, dan hingga shift pertama sudah tercapai 2,7 juta kendaraan, artinya sudah mencapai 94 persen dari target,” imbuhnya.


Studi kasus terkini menunjukkan bahwa penerapan kontraflow secara strategis mampu mengurangi kepadatan hingga 30% selama puncak arus balik. Infografis yang dirilis oleh Jasa Marga menampilkan visualisasi alur lalu lintas harian, menegaskan bahwa kebijakan pengalihan lajur efektif apabila digunakan dalam jangka waktu singkat.

Data riset yang diperoleh dari Kementerian Perhubungan pada 2025 menyebutkan bahwa 85% pemudik lebih nyaman menggunakan tol daripada jalan nasional saat musim libur. Selain itu, pemanfaatan sistem CCTV dan aplikasi Jasa Marga memungkinkan respons cepat terhadap kemacetan.

Pada 2024, Jasa Marga mencatat peningkatan utilisasi jalan tol sebesar 12% selama periode Nataru dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan pentingnya koordinasi antar instansi dalam mengelola arus lalu lintas.

Analisis terkini menyarankan penerapan kontraflow hanya pada titik-titik rawan dengan kapasitas lalu lintas di atas 90% agar efisien. Selain itu, edukasi publik melalui media sosial dinilai efektif dalam mengubah perilaku pemudik.

Kondisi lalu lintas yang terkendali bukan hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga keselamatan pengemudi. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan teknologi, Jasa Marga berkomitmen menjaga kelancaran transportasi selama periode libur.

Ketika setiap langkah diambil dengan hati-hati dan berdasarkan data, kita bisa menciptakan perjalanan yang aman dan efisien. Jangan ragu untuk memanfaatkan informasi real-time dari aplikasi resmi Jasa Marga agar tetap selangkah lebih maju dalam menghadapi kemacetan. Bersama, kita bisa menjadikan setiap perjalanan liburan sebagai pengalaman yang menyenangkan dan tanpa stres.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan