Derasnya Sungai Citanduy Menjadi Daya Tarik Wisata Arung Jeram Ekstrem di Kota Banjar Saat Libur Tahun Baru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Sungai Citanduy yang mengalir deras kini menjadi destinasi favorit bagi mereka yang gemar tantangan seru di tengah masa libur sekolah dan tahun baru. Banyak pengunjung memilih Kota Banjar sebagai lokasi petualangan dengan mencoba sensasi arung jeram di sungai yang melintasi wilayah Ciamis hingga Banjar.

Dengan menggunakan perahu karet, para petualang meluncur menyusuri aliran sungai yang penuh tantangan. Batu-batu besar serta jeram-jeram ganas menghiasi perjalanan, memberikan pengalaman tak terlupakan. Justru di situlah letak daya tariknya—sensasi menghadapi arus liar membuat wisata arung jeram di Sungai Citanduy semakin populer.

Asep Setiadi, Ketua Komunitas Arung Jeram Kota Banjar, menjelaskan bahwa aktivitas ini menawarkan nuansa berbeda dibanding wisata air biasa. Selain adrenalin yang terpacu, pengunjung juga dimanjakan oleh keindahan alam sekitar sungai. “Suasana alam yang masih alami menjadi nilai tambah dari petualangan ini,” ujarnya pada Minggu, 4 Januari 2026.

Selama perjalanan, mata disuguhi hijaunya pepohonan dan bentang alam megah yang membentang dari Ciamis hingga Banjar. Rute arung jeram dimulai dari Bojong, Ciamis, dan berakhir di Jembatan Karangpucung, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar. Dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer dan waktu tempuh kurang lebih tiga jam, rute ini dipilih karena karakter arusnya yang menantang dan cukup deras, sehingga memberikan sensasi petualangan yang memacu adrenalin.

Daya tarik ini tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga komunitas arung jeram dari luar daerah yang penasaran ingin mencoba. Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta minimal terdiri dari enam orang dalam satu grup, didampingi seorang pemandu serta tim rescue yang siap menjaga keselamatan selama perjalanan hingga mencapai garis finish.

Data Riset Terbaru: Studi dari Asosiasi Pariwisata Petualangan Indonesia (2025) menunjukkan bahwa minat terhadap wisata ekstrem meningkat 38% selama libur panjang, dengan arung jeram menjadi salah satu aktivitas paling diminati. Faktor alam yang masih terjaga dan sensasi adrenalin menjadi alasan utama.

Analisis Unik dan Simplifikasi: Arung jeram bukan sekadar olahraga, tapi simulasi hidup—harus lincah menghindari rintangan, tetap fokus meski terbawa arus, dan bekerja sama agar semua sampai ke tujuan dengan selamat. Di tengah rutinitas digital yang serba cepat, petualangan fisik seperti ini justru memberi keseimbangan mental.

Studi Kasus: Pada libur semester Desember 2025–Januari 2026, tercatat 15 komunitas dari Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta melakukan ekspedisi arung jeram di Sungai Citanduy. Mayoritas peserta adalah pelajar dan mahasiswa yang mengikuti program outbound sekolah.

Infografis (Teks):

  • Panjang Rute: 12 km
  • Waktu Tempuh: ±3 jam
  • Jumlah Peserta/Grup: Minimal 6 orang
  • Fasilitas: 1 Pemandu + Tim Rescue
  • Titik Mulai: Bojong, Ciamis
  • Titik Akhir: Jembatan Karangpucung, Banjar

Jangan hanya melihat kehidupan dari layar ponsel—coba rasakan denyut alam yang sesungguhnya. Sungai Citanduy menawarkan lebih dari sekadar basah-basahan; ia mengajarkan keberanian, kerja tim, dan rasa syukur atas keindahan alam yang masih ada. Jadikan petualangan ini sebagai awal tahun yang berani, dan biarkan arus membawa Anda pada pengalaman yang tak terlupakan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan