Jakarta — Saat pergantian tahun tiba, kehadiran pimpinan di daerah yang tertimpa musibah menunjukkan kelanjutan tekad negara dalam membantu pemulihan masyarakat yang terkena dampak bencana. Di tengah upaya masyarakat di Tapanuli Selatan dan Aceh Tamiang untuk pulih dari banjir dan tanah longsor, kehadiran tersebut memberikan pesan solidaritas bahwa negara tetap berdiri di samping rakyatnya.
Ucapan ini menjadi sumber harapan bagi masyarakat agar terus berjuang meski proses pemulihan masih jauh dari kata sempurna. Dalam konteks penanggulangan bencana, kehadiran pimpinan bukan sekadar ritual formal, tetapi bagian dari gaya kepemimpinan yang mampu membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Secara teori, tindakan ini bisa dijelaskan sebagai penerapan kepemimpinan transformasional dan penuh empati.
Pemimpin tak hanya bertindak sebagai penentu kebijakan, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan semangat gotong royong. Karena pemulihan belum sepenuhnya optimal, dukungan langsung dari pimpinan sangat diperlukan. Selain itu, tahap pemulihan dianggap sebagai proses panjang yang memberi peluang masyarakat untuk membangun kembali aspek sosial, politik, ekonomi, dan infrastruktur, sehingga meningkatkan ketahanan terhadap bencana di masa depan (Beckham, Cutts, Rivers III, Dello, Bray & Vilá, 2023).
Dari sudut pandang teori kepemimpinan, langkah ini menunjukkan pendekatan yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan dinamika pasca bencana. Pada situasi yang rumit dan cepat berubah, seorang pemimpin perlu mengamati pola, konflik, serta kepentingan berbagai pihak secara dekat (Heifetz, 1994), sehingga tidak sekadar menjadi penentu kebijakan, tetapi juga pengawas situasi yang sedang berlangsung.
Tiga sifat penting yang harus dimiliki pemimpin saat krisis adalah: cepat beradaptasi terhadap perubahan, mampu menggunakan komunikasi secara efektif, serta terbuka pada berbagai bentuk kolaborasi, mengingat pentingnya komunikasi dan kerja sama di masa sulit (Hayashi & Soo, 2012). Kunjungan Presiden Prabowo ke Tapanuli Selatan dan Aceh Tamiang pada malam pergantian tahun bukan sekadar simbol empati, tetapi juga menegaskan arah kepemimpinan yang pro-rakyat.
“Kita menghadapi kesulitan, musibah, dan tantangan, tetapi kita harus tetap semangat, ikhlas, kuat, dan bersikap gotong royong. Kita harus bersama-sama menghadapi semua kesulitan,” kata Presiden Prabowo saat berada di posko pengungsian Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Harapan dan kepercayaan menjadi faktor krusial dalam pemulihan pribadi maupun komunitas, sebagai dorongan utama masyarakat bangkit setelah bencana (Carr, 2023). Oleh karena itu, seorang pemimpin perlu mampu memberikan harapan dan keyakinan kepada rakyatnya. Kepemimpinan yang penuh empati juga meningkatkan daya tahan masyarakat, didasari oleh kepercayaan dan harapan akan bantuan yang diberikan (Wibowo & Paramita, 2022).
Peran pemimpin yang diperlukan adalah mendorong perubahan perilaku dan kepercayaan, baik dari masyarakat maupun berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pemulihan, agar bisa menyelesaikan masalah teknis secara efektif (Heifetz, 1994). Pemulihan pasca bencana membutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi (3K), seperti dibentuknya Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Bencana oleh DPR RI di Sumatera dan Aceh untuk memperkuat sinergi antarlembaga.
Kehadiran Presiden Prabowo di daerah terdampak juga untuk meninjau progres bantuan pemerintah, seperti pembangunan Hunian Sementara (Huntara), serta peran aktor-aktor pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pemulihan kehidupan warga. Proses ini adalah upaya bersama yang membutuhkan kepemimpinan kolaboratif, di mana negara memberikan arahan dan legitimasi, sementara masyarakat menjadi pelaku utama dalam bangkit bersama.
Oleh karena itu, tekad pemerintah harus segera diwujudkan dalam akselerasi distribusi bantuan dan kelanjutan program pemulihan. Dengan memperkuat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, usaha pemulihan tak hanya terbatas pada rekonstruksi fisik, tetapi juga membangun ketangguhan sosial yang berkelanjutan sebagai dasar semangat kebangkitan bersama.
Muhamad Hidayat
Akademisi dan Relawan Kemanusiaan, Pakar Komunikasi Bencana dan Krisis.
(rdptor)
Studi kasus: Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tamiang dan Tapanuli Selatan pada pergantian tahun 2025 dapat menjadi contoh nyata bagaimana kehadiran langsung pimpinan mampu memperkuat kepercayaan publik dan memacu koordinasi pemulihan. Dalam dua minggu setelah kunjungan, laporan dari BNPB menunjukkan peningkatan 30% distribusi bantuan logistik dan percepatan 20% pembangunan Huntara.
Analisis: Kepemimpinan yang empatik dan hadir di lapangan bukan sekadar simbol politik, tetapi instrumen krusial dalam membangun ketahanan masyarakat pasca bencana. Dengan mengintegrasikan prinsip 3K (Komunikasi, Kolaborasi, Koordinasi), pemerintah mampu mengubah kebijakan menjadi aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pengembangan sosial dan ekonomi di wilayah bencana akan lebih cepat jika ada komitmen jangka panjang dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Kita harus terus belajar dari setiap krisis untuk membangun sistem respons yang lebih tangguh dan manusiawi.
Bersama, kita bisa bangkit dari setiap ujian. Dengan kepercayaan, gotong royong, dan komitmen yang tulus, tidak ada tantangan yang terlalu berat untuk dihadapi. Mari terus saling mendukung dan menjaga semangat kebangkitan yang tak pernah padam.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.