Venezuela Menuduh AS Melakukan Serangan terhadap Instalasi Sipil-Militer setelah Rentetan Ledakan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Venezuela mengklaim bahwa Amerika Serikat telah menyerang fasilitas sipil dan militer di berbagai wilayah setelah rentetan ledakan dan suara pesawat rendah terdengar di Caracas pada Sabtu dini hari. Pentagon dan Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut. Dalam pernyataannya, pemerintah Venezuela menyebut serangan ini sebagai agresi militer yang serius terhadap ibu kota dan menyerukan para pendukungnya untuk turun ke jalan. Mereka juga mengaktifkan rencana mobilisasi nasional dan menetapkan keadaan darurat eksternal. Asap terlihat mengepul dari hanggar militer di Caracas, sementara fasilitas lainnya mengalami pemadaman listrik. Penyebab ledakan masih belum jelas dan tidak diketahui apakah ada korban jiwa.

Video yang diverifikasi oleh CNN menunjukkan dua kepulan asap besar dengan kilatan oranye di dasar salah satunya, diikuti dentuman samar. Media lokal melaporkan ledakan juga terdengar di La Guaira, pesisir Venezuela, dan Higuerote di Miranda. Jurnalis AFP menyebut getaran hebat terasa dan ledakan serta suara pesawat masih terdengar hingga dini hari. Saat yang sama, militer AS sedang menargetkan kapal penyelundup narkoba di kawasan Karibia, dengan Trump menyebut kapal-kapal tersebut dihancurkan di sepanjang pantai, meski tidak menjelaskan apakah operasi militer atau CIA. Maduro menyatakan AS ingin mengganti rezim dan mengakses cadangan minyak besar di negara tersebut.

Dalam insiden tersebut, Presiden Nicolas Maduro memerintahkan penerapan rencana pertahanan nasional dan menyerukan penolakan terhadap serangan imperialis. Fasilitas militer di Caracas mengalami kerusakan dan pemadaman listrik menyusul ledakan yang masih menjadi misteri. Tidak ada konfirmasi resmi dari AS atau Venezuela terkait serangan yang dilaporkan. Namun, ketegangan meningkat di tengah operasi militer AS di kawasan dan tekanan terhadap rezim Maduro. Pemerintah Venezuela menegaskan kesiapan untuk membela kedaulatan negara dari agresi asing. Masyarakat diminta tetap waspada dan mendukung langkah-langkah pertahanan nasional yang diambil oleh pemerintah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan