Pekanbaru, Riau – Upaya penanggulangan banjir di wilayah Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani memasuki babak baru. Pemerintah Kota Pekanbaru dan Universitas Riau (Unri) sepakat memanfaatkan sejumlah danau di kawasan kampus sebagai embung penampungan air.
Kesepakatan ini diperoleh dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM dengan Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi. Agung menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerjasama ini.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Unri yang bersedia menjadikan danau di sekitar kampusnya sebagai embung dan kolam resapan. Dengan langkah ini, saya yakin banjir di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani bisa teratasi,” ujar Agung yang didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru, H Markarius Anwar ST MArch.
Dari hasil pertemuan tersebut, teridentifikasi sekitar 10 danau di kawasan Unri yang akan dimanfaatkan. Danau-danau ini akan berfungsi sebagai penampungan air hujan sekaligus sistem resapan untuk mengurangi genangan di kawasan perumahan dan permukiman yang rawan banjir.
Untuk mempercepat implementasi, Pemko Pekanbaru dan Unri akan segera membentuk tim koordinasi. Tim ini akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendapatkan dukungan sesuai kewenangan masing-masing, terutama terkait pembangunan drainase dan infrastruktur jalan pendukung.
“Kita akan segera mempercepat penyambungan jalur air dari luar kawasan menuju danau-danau tersebut. Selain itu, kawasan sekitar danau juga akan direvitalisasi agar menjadi kawasan yang asri dan nyaman. InsyaAllah, tahun ini sudah akan dimulai pembangunannya,” jelas Agung Nugroho.
Rektor Unri Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si menyatakan komitmen penuh pihak kampus dalam kerjasama ini. Menurutnya, Unri memiliki tanggung jawab yang sama dalam upaya pencegahan banjir, khususnya di kawasan sekitar kampus.
“Ini merupakan sinergi yang memberikan dampak positif, baik dalam aspek edukasi maupun untuk masyarakat, khususnya warga Kota Pekanbaru. Semoga semua rencana yang telah disusun dapat terealisasi dengan baik,” pungkasnya.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Pusat Studi Lingkungan Hidup Unri (2025) menunjukkan bahwa sistem penampungan air berbasis danau alami mampu menyerap hingga 70% volume air hujan di area perkotaan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kombinasi antara embung dan resapan alami mampu menurunkan ketinggian genangan hingga 60% dibandingkan sistem drainase konvensional.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Pendekatan berbasis ekosistem seperti yang diterapkan di Pekanbaru ini jauh lebih efektif dibanding solusi teknis semata. Danau-danau alami bukan hanya berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga sebagai paru-paru kota yang menyaring polutan dan menyeimbangkan mikroklimat.
Studi Kasus:
Kota Bandung pernah menerapkan konsep serupa dengan memanfaatkan Situ Cipageran sebagai penampungan air. Hasilnya, wilayah sekitar mengalami penurunan frekuensi banjir tahunan dari 12 kali menjadi hanya 3 kali dalam 5 tahun terakhir.
Infografis:
[Visualisasi alur air dari permukiman menuju danau Unri, menunjukkan sistem drainase terintegrasi dengan penampungan alami]
Dengan komitmen bersama antara pemerintah kota dan institusi pendidikan, Pekanbaru memiliki peluang besar menjadi kota percontohan dalam penanganan banjir berbasis ekosistem. Kerjasama strategis ini bukan hanya menyelesaikan masalah banjir, tetapi juga menciptakan ruang publik yang asri dan berkelanjutan bagi masyarakat. Mari dukung langkah inovatif ini sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk ketahanan kota di era perubahan iklim.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.