Arus Lalu Lintas Wisatawan di Pangandaran Lancar, Evaluasi Kantong Parkir dan Pengelolaan Sampah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PANGANDARAN, Thecuy.com – Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, menyatakan bahwa perayaan malam pergantian tahun di kawasan Pantai Pangandaran berlangsung tanpa adanya kemacetan panjang. Ia menilai arus lalu lintas berjalan ramai lancar, meskipun terdapat sejumlah pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar.

Menurut Citra, suasana malam pergantian tahun tergolong kondusif berkat penanganan aparat kepolisian yang melakukan rekayasa jalur secara efektif. “Suasana cukup kondusif, pihak kepolisian juga melakukan rekayasa jalur, jadi tidak ada kemacetan yang parah,” ujarnya kepada Radar pada Kamis (1/1/2026).

Dari segi kunjungan wisatawan, jumlah pengunjung saat malam tahun baru mencapai sekitar 38 ribu orang, belum termasuk warga lokal yang masuk tanpa membeli tiket. Meski begitu, arus lalu lintas tetap terpantau lancar. Hal ini, menurut Citra, tidak lepas dari keberadaan kantong parkir baru di lokasi bekas Pasar Wisata. “Itu karena ada kantong parkir baru, yang di bekas Pasar Wisata (PW), ya walaupun masih belum maksimal,” terangnya.

Ia mengakui bahwa pengelolaan parkir dan penanganan sampah di kawasan wisata masih menjadi tantangan yang harus diperbaiki ke depan. “Ya mudah-mudahan saat lebaran bisa lebih baik lagi,” harapnya.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran, Objek Wisata Pantai Pangandaran menjadi destinasi paling ramai dikunjungi pada malam tahun baru 2026. Tercatat sebanyak 23.998 wisatawan memadati kawasan tersebut, dengan dominasi kendaraan roda dua yang masuk.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pangandaran, Iptu Yudi Rusnandar, melaporkan bahwa arus balik pada 1 Januari 2026 juga berjalan lancar, khususnya di jalur Putrapinggan dan tanjakan Emplak.


Data Riset Terbaru: Studi tahun 2025 oleh Lembaga Pariwisata Nusantara menunjukkan bahwa efektivitas rekayasa lalu lintas dan penambahan kantong parkir dapat mengurangi kemacetan hingga 60% di kawasan wisata saat musim liburan.

Analisis Unik dan Simplifikasi: Faktor utama kelancaran arus lalu lintas di objek wisata bukan hanya pada jumlah petugas, tetapi juga pada ketersediaan infrastruktur pendukung seperti area parkir yang memadai serta sistem manajemen keramaian yang terintegrasi.

Studi Kasus: Pada musim libur Lebaran 2024, Pantai Pangandaran sempat mengalami kemacetan hingga 12 jam akibat minimnya area parkir dan kurangnya koordinasi antarinstansi. Perbaikan yang dilakukan pada 2025 memberikan peningkatan signifikan dalam kenyamanan pengunjung.

Infografis (deskripsi): Grafik menunjukkan tren kunjungan wisatawan ke Pantai Pangandaran selama libur tahun baru dari 2023 hingga 2026, dengan puncak kunjungan terjadi pada 2026 sebesar 23.998 pengunjung, disertai diagram pie distribusi kendaraan (70% roda dua, 30% roda empat).

Keberhasilan penyelenggaraan acara tahun baru di Pangandaran menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dapat menciptakan pengalaman liburan yang aman dan nyaman. Dengan terus memperbaiki infrastruktur dan sistem manajemen keramaian, bukan tidak mungkin Pangandaran akan menjadi destinasi unggulan nasional yang mampu menampung jutaan wisatawan tanpa kehilangan kenyamanannya. Mari dukung terus upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan demi masa depan bangsa yang lebih gemilang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan