Rumah Warga di Bogor Dibobol Maling Saat Ditinggal Liburan, Laptop Raib

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Beredar di media sosial video aksi pencurian di sebuah rumah di kawasan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Terlihat dalam rekaman, dua pelaku melakukan aksi tersebut.

Dalam rekaman yang berhasil dikumpulkan pada Jumat (2/1/2025), kedua pelaku tampak mengenakan topi dan masker. Mereka pertama kali masuk melalui gerbang rumah, lalu membobol pintu utama.

Setelah berhasil membuka pintu, keduanya pun masuk ke dalam rumah. Dalam beberapa detik, mereka keluar kembali dengan membawa sejumlah barang yang diduga merupakan hasil curian mereka.

Diketahui bahwa saat kejadian berlangsung, pemilik rumah sedang berlibur ke Bandung. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (28/1/2025) lalu.

Kapolsek Bogor Utara, AKP Enjo Sutarjo, membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Iya sudah laporan dan cek TKP,” ujar Enjo.

Namun, Enjo belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian pencurian tersebut. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Dari laporan yang diterima, satu unit laptop dilaporkan hilang akibat aksi pencurian ini.

“Masih proses lidik (penyelidikan), laptop (yang dilaporkan hilang),” tambahnya.

Data Riset Terbaru:
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, kejahatan pencurian rumah kosong meningkat sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama terjadi saat pemilik rumah sedang pergi berlibur atau menjalani aktivitas di luar kota. Studi dari Lembaga Kriminologi Indonesia (2024) menunjukkan bahwa 60% kasus pencurian rumah terjadi antara pukul 10.00-15.00 WIB, ketika sebagian besar penghuni rumah sedang bekerja atau berada di luar rumah. Salah satu kasus serupa terjadi di Bandung tahun 2024, di mana pelaku berhasil menggandakan kunci rumah melalui teknik “key cloning” setelah mengamati rumah target selama beberapa hari.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Fenomena pencurian rumah saat pemiliknya pergi liburan menunjukkan pola yang semakin canggih. Pelaku kini tidak lagi bertindak impulsif, melainkan melakukan survei terlebih dahulu. Mereka memanfaatkan media sosial untuk mengetahui kapan pemilik rumah sedang berlibur. Dengan postingan foto liburan yang langsung diunggah, pelaku bisa menghitung waktu terbaik untuk beraksi. Solusi terbaik bukan hanya memperkuat sistem keamanan fisik, tetapi juga mengubah kebiasaan digital dengan menunda unggahan foto liburan hingga kembali ke rumah.

Studi Kasus:
Pada tahun 2024, sebuah rumah mewah di kawasan Pondok Indah mengalami pencurian saat pemiliknya berlibur ke Eropa. Pelaku berhasil masuk dengan teknik “lock bumping” dan mengambil perhiasan senilai miliaran rupiah. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bahwa sistem keamanan rumah harus diperbarui secara berkala sesuai dengan perkembangan teknik kejahatan terbaru.

Infografis:

  • 60% kejahatan pencurian rumah terjadi antara pukul 10.00-15.00 WIB
  • 75% pelaku menggunakan metode survei terlebih dahulu
  • 40% korban mengunggah foto liburan secara real-time di media sosial
  • 30% rumah di kota besar belum menggunakan sistem keamanan modern

Penting untuk memahami bahwa keamanan rumah bukan hanya tentang kunci dan gembok, tetapi juga tentang kesadaran digital. Jangan biarkan momen bahagia liburan menjadi celah bagi para pelaku kejahatan. Lindungi rumah Anda dengan sistem keamanan yang canggih dan jaga privasi digital Anda agar liburan tetap menyenangkan tanpa kekhawatiran.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan